SMAM Duma Lepas 229 Lulusan, 59 Siswa Tembus PTN dan Sekolah Kedinasan

Must Read

TANGERANG SELATAN, JAKARTAMU.COM | SMA Muhammadiyah 25 Setiabudi Pamulang (SMAM Duma) melepas 229 siswa kelas XII dalam Graduation Angkatan ke-33 di Gedung Cendikia Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Minggu (7/6/2026). Dari jumlah tersebut, 59 siswa berhasil melanjutkan ke perguruan tinggi negeri dan sekolah kedinasan, sementara satu siswa diterima di perguruan tinggi luar negeri.

Data tersebut disampaikan Ketua Panitia Graduation, Budhi Endarwati, dalam laporan penyelenggaraan kegiatan. Sebanyak 55 lulusan diterima di berbagai perguruan tinggi negeri, tiga siswa lolos ke sekolah kedinasan, dan satu siswa melanjutkan pendidikan ke luar negeri.

Prosesi kelulusan dihadiri pimpinan sekolah, dewan guru, tenaga kependidikan, orang tua siswa, serta perwakilan Muhammadiyah dari tingkat wilayah hingga cabang. Hadir pula Wakil Rektor IV UMJ dan sejumlah unsur Persyarikatan Muhammadiyah.

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan sambutan, pemberian penghargaan kepada siswa berprestasi, serta penyematan medali kelulusan kepada para lulusan.

Kepala SMA Muhammadiyah 25 Setiabudi Pamulang, Hartono Rahimi, mengatakan kelulusan menjadi titik awal bagi para siswa untuk melanjutkan perjalanan pendidikan dan mengembangkan kapasitas diri di jenjang berikutnya.

“Kelulusan ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan yang lebih luas. Teruslah menuntut ilmu dan mengembangkan potensi, meskipun terkadang semua itu harus dipaksakan (Allahuma paksain). Jadilah generasi yang berakhlak, berprestasi, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Hartono juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua dan guru yang terlibat dalam proses pendidikan para siswa selama tiga tahun terakhir. Menurutnya, capaian para lulusan merupakan hasil kerja bersama antara sekolah, keluarga, dan lingkungan yang mendukung.

Momen penyematan medali berlangsung di hadapan orang tua dan keluarga para siswa. Prosesi tersebut menjadi penanda berakhirnya masa belajar di tingkat SMA sekaligus pengakuan atas usaha yang telah ditempuh para lulusan selama menempuh pendidikan.

Selain prosesi kelulusan, siswa menampilkan sejumlah pertunjukan seni dan bela diri, antara lain tari Ratoeh Jaroe, tari tradisional, paduan suara, dan Tapak Suci. Sekolah juga memberikan penghargaan kepada siswa yang meraih prestasi akademik maupun nonakademik.

Mewakili para lulusan, Fito Faliqul Isbah menyampaikan terima kasih kepada guru dan orang tua atas dukungan yang diberikan selama masa pendidikan.

“Kami menyadari bahwa keberhasilan kami hari ini tidak terlepas dari perjuangan dan pengorbanan para guru serta orang tua. Hari ini adalah puncak dari hasil pembelajaran selama tiga tahun dan menjadi bekal untuk melangkah menuju masa depan,” katanya.

Penulis: Salman A. Ridwan

109 Tahun Aisyiyah Membuktikan Perempuan Mampu Menjadi Pelopor Perubahan

BANDUNG, JAKARTAMU.COM | Jauh sebelum Indonesia merdeka, Aisyiyah telah membuka ruang pendidikan bagi perempuan, mendirikan taman kanak-kanak, hingga menghadirkan...

More Articles Like This