Dikdasmen Tanah Abang 1 Bangun Growth Mindset dan Pembelajaran Bermakna

Must Read

JAKARTAMU.COM | Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah serta Pendidikan Nonformal (Dikdasmen PNF) Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Tanah Abang 1 mengadakan kegiatan In House Training (IHT), Senin (20/10/2025).  Mengusung tema Peningkatan Mutu Layanan Pendidik dan Tenaga Kependidikan melalui Growth Mindset dan Pembelajaran Mendalam, kegiatan digelar di Gedung Perguruan Muhammadiyah Tanah Abang 1, diikuti  seluruh guru dan tenaga kependidikan dari SD Muhammadiyah 56, SMP Muhammadiyah 6, serta SMK Muhammadiyah Tanah Abang 1.

Ketua Majelis Dikdasmen PNF PCM Tanah Abang 1, Oskar Vitriano, S.E., S.H., M.P.P., M.H., menyatakan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program berkelanjutan untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia di lingkungan pendidikan Muhammadiyah.

Baca juga: Dosen FKIP Uhamka Dorong Para Guru Kembangkan Growth Mindset

“Guru adalah ujung tombak pendidikan. Melalui pelatihan ini, kami ingin membangun pola pikir yang terbuka dan progresif di kalangan pendidik, agar mampu menghadapi tantangan zaman sekaligus menumbuhkan semangat pembelajaran yang mendalam,” ujarnya.

Milad 117 H Muhammadiyah

Ketua PCM Tanah Abang 1, Yusuf Maulana, S.Sos., yang membuka kegiatan secara resmi, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif Majelis Dikdasmen. “Pendidikan Muhammadiyah harus terus adaptif dengan perkembangan ilmu dan teknologi. Semangat tajdid (pembaruan) yang diwariskan pendiri Muhammadiyah harus diwujudkan dalam mutu pembelajaran yang unggul dan berkarakter,” katanya.

Pelatihan menghadirkan dua narasumber nasional. Sesi pertama disampaikan oleh Andien Novarisa, M.Pd., anggota Tim IT Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia (APSI), dengan materi “Pembelajaran Mendalam dan Pembuatan Rencana Pembelajaran Efektif.”

Andien menjelaskan bahwa guru berperan penting menciptakan proses belajar yang bermakna dan berpusat pada peserta didik. “Guru harus mampu menjadi fasilitator yang membangun rasa ingin tahu siswa. Pembelajaran mendalam berarti menuntun siswa memahami konsep, bukan sekadar menghafal,” jelasnya.

Baca juga: Dr. Dien Nurmarina Malik Fadjar: Kurikulum Harus Didesain Berdasarkan Irama Belajar Anak

Sesi kedua diisi oleh Dr. Gufron Amirullah, Wakil Sekretaris Majelis Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah sekaligus Staf Ahli Wakil Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi, dengan topik “Growth Mindset dalam Dunia Pendidikan.”

“Guru dengan growth mindset akan selalu mencari cara baru untuk berkembang. Setiap tantangan bukan penghalang, tapi peluang untuk berinovasi,” tegas Dr. Gufron.

Kegiatan yang diketuai oleh Jaka Suharyana, S.Pd., dan didampingi Ahmad Wahyudi, S.Pd., selaku sekretaris panitia, berlangsung interaktif. Para peserta aktif dalam diskusi kelompok, refleksi, dan ice breaking yang dipandu oleh Galbi Abdila (Guru SD Muhammadiyah 56) dan Djenal Laillamaluddin (Guru SMK Muhammadiyah Tanah Abang 1).

Sesi tanya jawab antar kepala sekolah dari tiga jenjang pendidikan turut memperkaya wawasan peserta dalam merancang strategi pembelajaran yang efektif dan menyenangkan.

Melalui pelatihan ini, Muhammadiyah menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dalam dunia pendidikan. “Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti di ruangan pelatihan, tapi berlanjut dalam praktik nyata di ruang kelas. Semangat belajar dan berinovasi harus menjadi budaya di sekolah-sekolah Muhammadiyah,” tutur Jaka Suharyana.

Penulis: Wasiran

Perkuat Dakwah Urban, Muhammadiyah Jakarta Selatan Bangun Sinergi Strategis

JAKARTAMU.COM | Kolaborasi antarcabang dalam struktur organisasi menjadi kunci penting untuk memperluas dampak sosial dan keagamaan bagi masyarakat. Semangat...

More Articles Like This