JAKARTAMU.COM | Serangan-serangan Israel di Gaza masih terus berlangsung. Sedikitnya tujuh warga Palestina dilaporkan tewas dan puluhan lainnya mengalami luka-luka akibat serangan udara Israel di wilayah utara dan tengah Jalur Gaza, Minggu (24/8/2025) malam waktu setempat.
Menurut sumber medis setempat, enam orang tewas dan 86 lainnya luka-luka saat menunggu bantuan kemanusiaan di wilayah utara Gaza. Dalam insiden terpisah di timur Deir al-Balah, satu warga Palestina dilaporkan meninggal dunia dan sejumlah lainnya mengalami cedera akibat serangan serupa.
Sejak 2 Maret 2025, otoritas Israel menutup seluruh akses masuk ke Gaza, termasuk jalur distribusi bantuan pangan dan medis. Penutupan ini menyebabkan krisis kelaparan yang meluas di wilayah tersebut.
Serangan Israel ke Gaza yang telah berlangsung sejak 7 Oktober 2023 membuat situasi kemanusiaan di Gaza kian memburuk, dengan akses terhadap kebutuhan dasar semakin terbatas dan risiko korban jiwa terus meningkat. Data terakhir mencatat sebanyak 62.686 warga Palestina tewas, mayoritas di antaranya adalah perempuan dan anak-anak. Sementara itu, jumlah korban luka mencapai 157.951 orang.

Ratusan korban lainnya masih tertimbun di bawah reruntuhan bangunan atau tergeletak di jalanan, belum dapat dijangkau oleh tim medis dan penyelamat.


