Kementrans Bentuk Komcad, 306 Transmigran Digembleng TNI AD Selama Dua Bulan

Must Read

JAKARTAMU.COM | Kementerian Transmigrasi merekrut 306 pemuda untuk bergabung dalam Komponen Cadangan (Komcad). Mereka berasal dari berbagai provinsi, antara lain Papua Selatan, Kalimantan Utara, Gorontalo, Kalimantan Selatan, Aceh, Banten, Jawa Timur, dan Nusa Tenggara Timur. Dari jumlah tersebut, 258 orang adalah laki-laki dan 48 lainnya perempuan.

Peserta Komcad ini merupakan masyarakat yang tinggal di kawasan transmigrasi maupun calon transmigran. Sebelum ditempatkan di lokasi transmigrasi atau dikembalikan ke daerah asal, mereka terlebih dahulu mengikuti pendidikan di Kodiklat TNI AD, Bandung, Jawa Barat, selama dua bulan.

Di Bandung, para peserta digembleng dalam pendidikan semi militer dasar. Tujuannya untuk membentuk kedisiplinan, membekali mereka dengan ilmu bela negara, serta kemampuan menghadapi bencana alam. Setelah lulus, mereka akan mendapatkan pangkat sesuai dengan tingkat pendidikan terakhir: lulusan SMP ditempatkan sebagai tamtama, lulusan SMA menjadi bintara, dan lulusan sarjana mendapat pangkat perwira.

Pelepasan peserta menuju Kodiklat TNI AD berlangsung khidmat dalam sebuah upacara di Lapangan Kementerian Transmigrasi, Kalibata, Jakarta, pada 24 September 2025. Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara dan Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi turut hadir, bersama sejumlah pejabat lain. Karena program ini bersinergi dengan Kementerian Pertahanan, perwakilan dari kementerian tersebut juga hadir dalam acara pelepasan.

Milad 117 H Muhammadiyah

Viva Yoga Mauladi menjelaskan, Presiden Prabowo membentuk kembali Kementerian Transmigrasi sebagai kementerian tersendiri untuk menjalankan amanat mengentaskan kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mendukung swasembada pangan, sekaligus menjaga keutuhan wilayah NKRI. “Kita memindahkan penduduk dari daerah padat ke wilayah yang masih longgar. Dengan begitu, mereka tidak hanya berperan dalam pembangunan ekonomi, tapi juga ikut menjaga batas-batas negara,” ujarnya.

Menurutnya, penempatan transmigran di daerah perbatasan, seperti Aceh, Kalimantan Utara, dan Papua Selatan, akan memperkuat kehadiran negara di wilayah strategis. Para transmigran yang tergabung dalam Komcad diharapkan tumbuh menjadi pribadi tangguh, disiplin, pekerja keras, dan cinta tanah air. Program ini pun disebut sebagai bagian dari “Transmigrasi Patriot”.

Viva Yoga menambahkan, peserta Komcad umumnya adalah calon transmigran lokal. Misalnya, pemuda asal Papua Selatan yang ikut dalam program ini nantinya akan ditempatkan di wilayah provinsinya sendiri. Hal itu sejalan dengan paradigma baru transmigrasi, yaitu hanya bisa dilaksanakan jika ada permintaan dari daerah. “Kita tidak akan mengirim transmigran dari Jawa ke luar pulau bila tidak ada permintaan dari daerah,” tegasnya.

Karena diminati banyak pemuda, Kementerian Transmigrasi merencanakan penyelenggaraan Pembentukan Komcad Gelombang II.

Perkuat Dakwah Urban, Muhammadiyah Jakarta Selatan Bangun Sinergi Strategis

JAKARTAMU.COM | Kolaborasi antarcabang dalam struktur organisasi menjadi kunci penting untuk memperluas dampak sosial dan keagamaan bagi masyarakat. Semangat...

More Articles Like This