Muslim Palestina Lawan Pembatasan Israel, Puluhan Ribu Jemaah Salat Jumat di Al-Aqsa

Must Read

JAKARTAMU.COM | Puluhan ribu umat Muslim tetap memadati Masjid Al-Aqsa untuk melaksanakan salat Jumat (8/5/2026), meski harus melewati pemeriksaan ketat dan kehadiran militer Israel di berbagai pintu masuk Kota Tua Yerusalem. Kehadiran mereka sejak pagi hari menjadi simbol keteguhan iman sekaligus perlawanan damai terhadap pembatasan yang diberlakukan otoritas Israel.

Sejak fajar, arus jemaah mengalir menuju kompleks Al-Aqsa. Di setiap gerbang, aparat Israel melakukan pemeriksaan berlapis. Kendati demikian, jemaah tetap berbondong-bondong hadir, menegaskan hak beribadah yang tak bisa diganggu gugat. Menurut Gubernorat Yerusalem, jumlah jamaah mencapai puluhan ribu orang, meski akses diperketat.

Suasana di dalam masjid berubah menjadi lautan doa. Ribuan suara bersatu dalam lantunan ayat suci, menghadirkan ketenangan di tengah bayang-bayang senjata. Bagi banyak jamaah, salat Jumat di Al-Aqsa bukan sekadar ritual, melainkan pernyataan identitas dan solidaritas.

Kehadiran massal ini memiliki makna berlapis. Secara religius, Al-Aqsa tetap menjadi pusat spiritual umat Muslim. Secara politik, kerumunan jamaah dapat dibaca sebagai penegasan hak atas kebebasan beribadah di Yerusalem. Secara sosial, momentum ini memperlihatkan daya tahan komunitas dalam menjaga tradisi di bawah tekanan.

Milad 117 H Muhammadiyah

Di jalan-jalan sempit Kota Tua, langkah kaki jamaah berpadu dengan tatapan waspada aparat. Namun, doa-doa yang terlantun menjadi suara paling damai, menembus pagar besi dan barisan tentara. Kehadiran puluhan ribu jamaah di Al-Aqsa pada Jumat ini seakan menegaskan: iman dan solidaritas mampu melampaui segala bentuk pembatasan.

Perkuat Dakwah Urban, Muhammadiyah Jakarta Selatan Bangun Sinergi Strategis

JAKARTAMU.COM | Kolaborasi antarcabang dalam struktur organisasi menjadi kunci penting untuk memperluas dampak sosial dan keagamaan bagi masyarakat. Semangat...

More Articles Like This