PCIM Sudan Salurkan Bantuan Rp37 Juta untuk ABK dan ODGJ di Pesantren Ainul Yaqin

Must Read

GUNUNGKIDUL, JAKARTAMU.COM | Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah Sudan (PCIM Sudan) menggelar program Berbagi Kado Ramadan bagi anak berkebutuhan khusus (ABK) dan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Pesantren Ainul Yaqin, Gunungkidul, Yogyakarta, Minggu (8/3/2026). Dalam acara ini, disalurkan bantuan senilai sekitar Rp37 juta untuk mendukung kebutuhan pangan serta penguatan media dakwah pesantren.

“Agenda ini diharapkan dapat memberikan kebermanfaatan bagi pesantren. Peralatan media dakwah yang disalurkan hari ini semoga menjadi sarana syiar dakwah yang berkelanjutan sehingga kebermanfaatan pesantren terus hidup,” kata Ketua PCIM Sudan, Rif’an.

Kegiatan yang berlangsung di kompleks Pesantren Ainul Yaqin itu dihadiri hampir 400 peserta yang terdiri dari panitia, santri, serta masyarakat sekitar. Sejumlah pihak turut hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain perwakilan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Tepus, Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Karang Tengah, PCIM Sudan, PCIM Pakistan, tim 249 Photo Video, serta tokoh masyarakat setempat.

Rangkaian acara dibagi dalam dua kegiatan utama, yakni pelatihan media sosial dan pengajian Ramadan. Setelah seluruh kegiatan selesai, panitia, santri, dan masyarakat melanjutkannya dengan buka puasa bersama.

Milad 117 H Muhammadiyah

Baca juga: PCIM Malaysia Lantik Pengurus Baru PRIM Pulau Pinang dan Perlis

Pelatihan media sosial menghadirkan tim 249 photo video yang memberikan materi mengenai pemanfaatan media digital untuk dakwah dan penyebaran informasi. Peserta diperkenalkan pada cara menggunakan media sosial secara kreatif untuk menyebarkan pesan kebaikan dan meningkatkan kepedulian sosial.

Pengajian Ramadan menghadirkan Ustaz Shaman Lc yang menyampaikan tausiyah mengenai pemanfaatan bulan Ramadan sebagai waktu untuk memperkuat keimanan, memperbanyak amal, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama.

Pimpinan Pesantren Ainul Yaqin, Abi Guru Isma, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan dalam kegiatan tersebut.

“Kami sangat bersyukur dengan adanya dukungan serta pelatihan media yang diberikan. Harapan kami, pelatihan seperti ini dapat terus berlanjut sehingga dapat meningkatkan kemampuan dalam memanfaatkan media sebagai sarana dakwah dan penyebaran informasi yang positif,” ujarnya.

Dalam kegiatan itu, PCIM Sudan melalui Lazismu Sudan menyalurkan bantuan berupa 1.330 kilogram beras, dua unit kamera, satu unit telepon genggam, serta perlengkapan produksi media seperti mikrofon, tripod, dan lampu pencahayaan. Peralatan tersebut ditujukan untuk mendukung kegiatan dakwah dan produksi konten pesantren.

Baca juga: Ketika Prabowo Ingin Pencak Silat Diakui di Mesir

Selain bantuan yang telah disalurkan, PCIM Sudan juga merencanakan penyaluran tambahan sekitar 200 hingga 300 kilogram beras pada bulan berikutnya untuk membantu kebutuhan pangan pesantren.

Menurut Rif’an, dukungan pangan bagi pesantren perlu dipikirkan secara berkelanjutan. Ia menyampaikan gagasan pengembangan wakaf pertanian produktif agar kebutuhan konsumsi santri dapat dipenuhi secara mandiri.

“Kami berharap ke depan kebutuhan beras bagi para santri dapat dipenuhi dari wakaf pertanian produktif sehingga pesantren tidak lagi kesulitan memenuhi kebutuhan pangan,” ujarnya.

Program Berbagi Kado Ramadan merupakan kegiatan tahunan yang dilaksanakan setiap bulan Ramadan. Tahun ini menjadi kali pertama program tersebut digelar melalui kolaborasi antara PCIM Sudan, PCIM Pakistan, dan tim 249 Photo Video. Kegiatan tersebut diarahkan untuk memperluas partisipasi masyarakat dalam aksi berbagi kepada kelompok yang membutuhkan perhatian khusus.

Perkuat Dakwah Urban, Muhammadiyah Jakarta Selatan Bangun Sinergi Strategis

JAKARTAMU.COM | Kolaborasi antarcabang dalam struktur organisasi menjadi kunci penting untuk memperluas dampak sosial dan keagamaan bagi masyarakat. Semangat...

More Articles Like This