PWM DKI Rumuskan Arah Baru Dakwah Perkotaan Jakarta

Must Read

JAKARTAMU.COM | Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DKI Jakarta menempatkan isu penguatan dakwah perkotaan sebagai fokus penting dalam Pengajian Hari Bermuhammadiyah yang digelar di Gedung Dakwah Muhammadiyah pada 6 Desember 2025. Forum ini menjadi ruang konsolidasi gagasan tentang bagaimana gerakan Islam berkemajuan bekerja di kota megapolitan yang dinamis seperti Jakarta.

Gagasan mengenai arah baru dakwah disampaikan Drs. H. Hajriyanto Y. Thohari, MA, yang menekankan bahwa tantangan warga kota tidak cukup dijawab oleh pengajian konvensional. Menurutnya, dakwah perkotaan harus dibangun di atas fondasi spiritual yang kuat, namun terhubung langsung dengan kebutuhan publik dan problem sosial sehari-hari.

“Gerakan kita adalah gerakan peradaban. Dakwah tidak berhenti pada kata-kata, tetapi pada kerja-kerja nyata yang membawa maslahat. Setiap kader memikul amanah moral untuk menjaga marwah Muhammadiyah,” ujarnya.

Dalam penjelasannya, Hajriyanto menggambarkan bahwa ruang urban dengan ritme yang cepat membuat nilai-nilai keislaman perlu diterjemahkan menjadi aksi konkret: layanan sosial, keberpihakan kepada kelompok rentan, hingga penguatan etos kerja warga. Ia menyebut pengajian bukan lagi hanya momen refleksi, melainkan sarana membangun mentalitas kota yang lebih sehat dan solidaritas yang lebih kuat.

Milad 117 H Muhammadiyah

Arah tersebut sejalan dengan pemikiran PWM DKI Jakarta yang melihat pentingnya membentuk karakter dakwah yang tangguh menghadapi pergeseran sosial di ibu kota. Ketua PWM DKI Jakarta, Dr. Akhmad Abubakar, SE, MM., menekankan perlunya ritme pembinaan yang stabil untuk menjaga energi kader. Kegiatan semacam ini, menurutnya, adalah bagian dari upaya menjaga kontinuitas kecakapan spiritual warga Muhammadiyah Jakarta yang hidup dalam tekanan keseharian kota besar.

Sejumlah pimpinan PWM yang hadir juga menggambarkan fungsi pengajian ini sebagai ruang jeda di tengah kesibukan. “Pengajian ini adalah ruang recharge ruhiyah. Di tengah kesibukan kota, warga Muhammadiyah butuh ruang hening untuk menguatkan nilai, memperbarui semangat, dan menyalakan kembali spirit pencerahan,” ujar salah satu pimpinan wilayah.

Penulis: Wasiran

Perkuat Dakwah Urban, Muhammadiyah Jakarta Selatan Bangun Sinergi Strategis

JAKARTAMU.COM | Kolaborasi antarcabang dalam struktur organisasi menjadi kunci penting untuk memperluas dampak sosial dan keagamaan bagi masyarakat. Semangat...

More Articles Like This