JAKARTAMU.COM | Kegiatan Pesantren Kilat (Sanlat) SMP Muhammadiyah 6 Jakarta Pusat pada Ramadan 1447 Hijriah ditutup dengan penyaluran zakat dan santunan bagi siswa. Setelah dua hari dibekali berbagai materi, siswa kelas VII hingga IX mengakhiri rangkaian acara dengan kegiatan sosial.
Ketua Panitia Sanlat, Wasiran, menyampaikan terima kasih kepada para pihak yang membantu penyelenggaraan kegiatan tersebut. Dukungan datang dari berbagai donatur, lembaga Muhammadiyah, serta warga sekolah.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan, baik moril maupun materiil, sehingga kegiatan Sanlat di SMP Muhammadiyah 6 Jakarta dapat berjalan dengan baik,” ujar Wasiran.

Pesantren Ramadan ini diikuti seluruh siswa kelas VII, VIII, dan IX. Kegiatan didampingi wali kelas, guru, serta karyawan sekolah. Materi yang diberikan mencakup penguatan pemahaman keislaman, pembinaan akhlak, serta kegiatan kebersamaan di lingkungan sekolah.

Menurut Wasiran, program tersebut dirancang untuk memperkuat karakter religius siswa sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial.
“Melalui kegiatan ini diharapkan para siswa dapat meningkatkan pemahaman agama, memperkuat akhlak, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial,” katanya.
Baca juga: Siswa SMP Muhammadiyah 6 Jakarta Berlatih Pemulasaraan Jenazah
Penutupan Sanlat diisi dengan penyaluran zakat dan santunan kepada sejumlah siswa yang membutuhkan. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Tanah Abang 1, Yusuf Maulana.
Dalam kesempatan itu, Yusuf juga menyampaikan pesan kepada para siswa agar menjaga sikap dan nama baik sekolah dalam kehidupan sehari-hari.
“Sebagai bagian dari keluarga besar Muhammadiyah, para siswa harus mampu menjaga amanah dan membawa nama baik sekolah dengan akhlak yang baik, semangat belajar, serta kepedulian terhadap sesama,” ujarnya.
Kegiatan penutupan dihadiri Kepala SMP Muhammadiyah 6 Jakarta Tri Mustikasari, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Salman Faris, Wasiran selaku ketua panitia, serta para guru.
Dukungan terhadap kegiatan Sanlat datang dari sejumlah pihak, antara lain Lazismu RSIJ Pondok Kopi, Pimpinan Cabang Muhammadiyah Tanah Abang 1, Majelis Dikdasmen dan Pendidikan Nonformal Muhammadiyah melalui Osscar Verianto, serta donatur lain termasuk Bank Syariah Matahari dan partisipasi warga sekolah.
Pihak sekolah menyatakan kegiatan pesantren Ramadan akan terus dijadikan bagian dari pembinaan karakter dan penguatan spiritual siswa di lingkungan sekolah Muhammadiyah.


