BANDUNG, JAKARTAMU.COM | UKM Teater Tembang Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung meraih juara pertama dan kedua lomba monolog dan baca puisi pada trilomba Laskar Panggung Bandung. Ajang ini digelar untuk memperingati ulang tahun ke-30 komunitas teater tersebut.
Pauzan, salah satu peserta dari Teater Tembang, mengatakan bahwa keikutsertaan mereka berangkat dari dorongan untuk berpartisipasi. “Alhamdulillah kami bisa meraih hasil terbaik,” ucapnya di Kampus UM Bandung, Senin (24/11/2025).
Tim Teater Tembang mengirim dua peserta, sementara anggota lainnya terlibat dalam proses latihan dan pendampingan. Kerja bersama ini ikut menentukan kelancaran penampilan mereka.
Untuk kategori monolog, mereka membawakan “Abu Cinta” karya Yusef Muldiyana. Pada lomba baca puisi, mereka menampilkan puisi wajib “Si Korup dalam Lamunan si Jalu” serta puisi pilihan “Kepada Luka.”

Pauzan menyampaikan bahwa pesan dari karya yang mereka pentaskan berkaitan dengan rasa syukur dan nilai kebahagiaan yang tidak bergantung pada materi. “Kita diajak melihat kembali hal-hal sederhana yang membuat hidup lebih berarti,” ujarnya.
Ia menggambarkan teater sebagai ruang untuk menyampaikan gagasan yang sulit tersampaikan dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga menyinggung kekagumannya pada Yusef Muldiyana, pendiri Laskar Panggung, yang ia pandang konsisten berkarya dan memberi contoh bagi aktor muda.
Pauzan berharap semakin banyak mahasiswa yang bergabung dengan Teater Tembang yang kini kembali aktif. Ia juga menyebut UKM sedang mencari informasi kompetisi lain agar tetap produktif mengikuti berbagai ajang.
Pada trilomba ini, juara pertama monolog diraih Sya’ban Affandi dari Ekonomi Syariah 2023. Juara kedua ditempati Muhammad Pauzan Saepul Ihsan dari Komunikasi Penyiaran Islam 2025. Hasil tersebut menegaskan kehadiran Teater Tembang UM Bandung dalam komunitas seni peran di kota Bandung.


