JAKARTAMU.COM | Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Uhamka menggelar Bio-Teach Talks pada Sabtu (11/4/2026). Kegiatan ini menghadirkan simulasi pembelajaran berbasis standar internasional bagi mahasiswa. Diskusi difokuskan pada kesiapan calon guru menghadapi tuntutan global.
Acara bertema “Becoming a Relevant, Critical, and Inspirational Biology Teacher” ini menggunakan format bilingual, bahasa Inggris dan Indonesia. Sejak awal sesi, mahasiswa dilibatkan dalam praktik langsung agar terbiasa dengan lingkungan akademik internasional.
Narasumber utama, Chika Amalia Azhari, membagikan pengalaman mengajar Kurikulum Cambridge di MAN 4 Jakarta. Ia menjelaskan tiga kompetensi yang perlu dimiliki guru biologi saat ini, yakni relevansi, nalar kritis, dan kemampuan menginspirasi.
“Guru harus memahami cara belajar generasi sekarang dan mendorong siswa bertanya, bukan hanya menghafal,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa pendekatan pembelajaran perlu dikaitkan dengan isu aktual agar materi lebih mudah dipahami siswa.
“Topik seperti bioteknologi atau perubahan iklim harus dibahas secara kontekstual agar siswa melihat manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Sesi diskusi kelompok menjadi bagian utama kegiatan. Mahasiswa diminta membedah studi kasus, mulai dari miskonsepsi materi biologi hingga penyusunan strategi pembelajaran berbasis inquiry. Hasil diskusi kemudian dipresentasikan dalam dua bahasa di hadapan narasumber.
Ketua Program Studi Pendidikan Biologi FKIP UHAMKA, Rizkia Suciati, menyatakan bahwa penguasaan materi saja tidak lagi cukup dalam pendidikan saat ini. “Mahasiswa harus terbiasa berpikir kontekstual dan bekerja kolaboratif sejak masa kuliah,” ujarnya.
Ia menambahkan, lulusan diharapkan mampu berperan lebih luas dalam pengembangan pendidikan. “Kami ingin mereka menjadi penggerak perubahan di sekolah dan masyarakat,” katanya.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama. Bio-Teach Talks menjadi ruang latihan bagi mahasiswa untuk menghubungkan teori perkuliahan dengan praktik pembelajaran di kelas berstandar internasional.


