Baznas–LAZ DKI Jakarta Gerak Bareng Menuju Bebas Kemiskinan Ekstrem 2030

Must Read

JAKARTAMU.COM | Rapat Koordinasi Nasional Baznas (Bazis) DKI Jakarta dengan lembaga amil zakat (LAZ) se-DKI Jakarta resmi ditutup oleh Wakil Ketua IV Bidang SDM, H. Bunyamin, Rabu (5/11/2025). Dihadiri 35 peserta dari 20 LAZ, rapat koordinasi sedikitnya menitikberatkan tiga kesepahaman strategis untuk memperkuat tata kelola zakat di Jakarta.

Bunyamin menilai rakornas kali ini membawa hasil konkret bagi masa depan pengelolaan zakat di Ibu Kota.

“Ada kebutuhan mendesak untuk merumuskan strategi kebijakan bersama agar kerja sama antar-LAZ semakin profesional, terkelola dengan baik, dan didukung oleh SDM yang kompeten,” ujarnya.

Hanya satu lembaga yang berhalangan hadir karena alasan tertentu. Meski demikian, dinamika diskusi berlangsung produktif dan menghasilkan sejumlah poin penting yang akan dijadikan acuan bersama.

Milad 117 H Muhammadiyah

Bunyamin menegaskan bahwa trust atau kepercayaan menjadi kunci keberhasilan lembaga zakat dalam menghimpun dan menyalurkan dana umat. “Kinerja lembaga zakat tidak akan kuat tanpa kepercayaan masyarakat. Karena itu transparansi dan profesionalisme harus terus dijaga,” katanya.

Selain itu, forum rakornas menyepakati penyusunan resolusi bersama antara Baznas (Bazis) DKI Jakarta dan seluruh LAZ sebagai panduan sinergi menuju pencapaian program “Bebas Kemiskinan Ekstrem 2030.” 

Program ini selaras dengan target pemerintah untuk menurunkan tingkat kemiskinan ekstrem hingga nol persen pada 2030, sebagaimana tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025–2045.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, tingkat kemiskinan ekstrem di DKI Jakarta pada Maret 2024 tercatat sebesar 0,5 persen atau sekitar 52 ribu jiwa dari total penduduk Jakarta (bps.go.id). Melalui penguatan sinergi zakat dan optimalisasi peran LAZ, Baznas DKI berharap angka tersebut dapat ditekan secara signifikan dalam lima tahun ke depan.

Bunyamin menekankan bahwa kolaborasi lintas lembaga harus zakat benar-benar menjadi instrumen pengentas kemiskinan yang efektif.

“Resolusi bersama ini bukan hanya dokumen seremonial. Ini adalah pegangan moral dan operasional bagi kita semua untuk memastikan zakat hadir sebagai solusi nyata bagi masyarakat,” tutupnya.

Perkuat Dakwah Urban, Muhammadiyah Jakarta Selatan Bangun Sinergi Strategis

JAKARTAMU.COM | Kolaborasi antarcabang dalam struktur organisasi menjadi kunci penting untuk memperluas dampak sosial dan keagamaan bagi masyarakat. Semangat...

More Articles Like This