Empat Larangan dalam Al-Ma’idah 90

Must Read

JAKARTAMU.COM | “Wahai orang-orang yang beriman, sesungguhnya minuman keras, judi, persembahan untuk berhala, dan mengundi nasib dengan anak panah adalah perbuatan keji dan termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah agar kamu beruntung.”

Surat Al-Ma’idah 90 ini menjadi pokok bahasan Ustaz Dedi Warman, S.Fil.I dalam pengajian subuh (ngasuh) PCM Matraman di Musala Baitul Makmur, Pisangan Baru, Jakarta Timur. Dai yang akrab disapa Ustaz Dewa ini menerangkan, larangan khamar tidak terbatas pada bentuk klasik berupa minuman keras, tetapi juga narkoba dengan semua variasinya.

”Mafia narkoba terus mencari cara untuk memperluas jangkauannya, sehingga umat harus benar-benar waspada,” ujarnya.

Mengenai judi, dia menjelaskan akar kata maisir dalam bahasa Arab yang berarti sesuatu yang mudah. Dengan berjudi, orang berharap mendapat uang secara cepat tanpa kerja keras. Namun hal itu, lanjutnya, hanyalah jebakan setan.

Milad 117 H Muhammadiyah

“Sekarang judi bisa dilakukan siapa saja, di mana saja, kapan saja, cukup dengan ponsel yang terhubung internet. Bahkan anak kecil pun bisa terjerumus,” jelasnya.

Pun demikian dengan persembahan kepada berhala, siapa pun bisa terjerumus tanpa sadar. Ustaz Dewa mengaitkannya dengan praktik kontemporer berupa pemberian sesuatu kepada pihak berotoritas dengan harapan memperoleh jabatan. Menurutnya, hal itu sejalan dengan persembahan pada berhala karena manusia menaruh harapan kepada selain Allah.

Sementara larangan mengundi nasib dengan anak panah, sebagaimana dipraktikkan masyarakat Arab jahiliah, digambarkan sebagai bentuk mencari kepastian hidup dengan cara yang tidak sesuai dengan tuntunan agama.

Sebelum ceramah dimulai, Kisman Mahmud selaku tuan rumah sekaligus Ketua Majelis Tabligh PCM Matraman mengingatkan pentingnya mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dari PCM Matraman, Ustaz Hasyir Alaydrus juga memberi sambutan dengan menekankan makna istiqomah dalam kebaikan, salah satunya dengan konsistensi mengikuti pengajian subuh.

Pengajian subuh ini merupakan agenda rutin PCM Matraman yang digelar sebulan sekali sebagai bagian dari pembinaan kader dan gerakan organisasi.

Penulis: Afdal Zikri

Perkuat Dakwah Urban, Muhammadiyah Jakarta Selatan Bangun Sinergi Strategis

JAKARTAMU.COM | Kolaborasi antarcabang dalam struktur organisasi menjadi kunci penting untuk memperluas dampak sosial dan keagamaan bagi masyarakat. Semangat...

More Articles Like This