Haedar Nashir: Keunggulan adalah Bagian dari Spirit Keislaman

Must Read

YOGYAKARTA, JAKARTAMU.COM | Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, menegaskan bahwa keunggulan yang diraih perguruan tinggi Islam bukan semata capaian akademik, melainkan wujud dari spirit keislaman yang harus terus tumbuh dalam setiap langkah dakwah dan pengabdian.

Dalam sambutan daring pada Sidang Terbuka Senat Milad ke-34 Universitas ‘Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta, Selasa (14/10), Haedar menyampaikan bahwa perayaan milad seharusnya dimaknai sebagai refleksi atas perjalanan sejarah sekaligus dorongan untuk terus melangkah ke depan dalam bingkai dakwah yang mencerdaskan kehidupan bangsa.

Baca juga: Haedar Nashir Perkenalkan Varietas Padi Mentari di Jambore Nasional Jatam

“Setelah meraih akreditasi unggul, Unisa perlu merawat keunggulan itu untuk membangun bangsa. Keunggulan bukan hanya aspek verbalitas semata atau sebatas pada aspek administratif, tapi keunggulan ini harus diukur dari peningkatan kualitas catur dharma Unisa—pelaksanaan dan dampak dari Al-Islam Kemuhammadiyahan, fungsi dan peran akademik, riset, serta pengabdian kepada masyarakat yang harus berdaya saing lebih maju dan berkualitas,” kata Haedar.

Milad 117 H Muhammadiyah

Mengacu pada tema Milad ke-34, “Merawat Keunggulan, Memajukan Bangsa”, Haedar menekankan pentingnya menjadikan keunggulan sebagai nilai hidup yang tumbuh di seluruh civitas akademika.

“Merawat itu juga sekaligus menumbuhkembangkan spirit dan nilai keunggulan untuk terus melahirkan etos kemajuan di seluruh civitas akademika Unisa. Keunggulan adalah bagian dari spirit keislaman, dan saya yakin momentum milad ini dapat menjadi pemicu bagi seluruh insan akademik untuk menjadikan Unisa terus unggul dalam segala aspek kehidupan masyarakat,” ujarnya.

Haedar juga mengingatkan kembali bahwa Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah sejak awal telah menanamkan fondasi yang jelas dalam membangun bangsa melalui pendidikan. Karena itu, ia meminta agar seluruh Amal Usaha Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah, khususnya UNISA, memperkuat perannya sebagai kekuatan strategis dalam gerakan dakwah Islam berkemajuan.

Baca juga: Mendiktisaintek Tuntut Kampus Jadi Penggerak Inovasi Nasional

“Maka ketika milad ini, jadikan sebagai kekuatan untuk tidak berdiam diri dan merasa mapan. Justru ini harus dijadikan spirit yang hidup untuk seluruh civitas akademika agar terus bergerak maju, mewujudkan tujuan Unisa, dan mengembangkan dakwah yang unggul dan berkemajuan,” pesannya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah, Salmah Orbayinah, menyampaikan rasa syukur atas perjalanan panjang Unisa yang kini genap berusia 34 tahun.

“Dengan spirit kebersamaan dari para pendiri kampus dan penerusnya, Unisa dapat terus maju dan menunjukkan kiprahnya hingga saat ini,” ujar Salmah dalam acara yang digelar di Convention Hall Unisa.

Salmah menambahkan bahwa capaian yang telah diraih Unisa harus dijaga dan dikembangkan agar kualitas pendidikan terus meningkat.
“Di usia Unisa yang cukup matang dalam menapaki prestasi yang ada, tentu prestasi ini perlu terus dikembangkan sebagai upaya peningkatan kualitas Unisa untuk selalu menjadi lebih baik,” tuturnya.

Perkuat Dakwah Urban, Muhammadiyah Jakarta Selatan Bangun Sinergi Strategis

JAKARTAMU.COM | Kolaborasi antarcabang dalam struktur organisasi menjadi kunci penting untuk memperluas dampak sosial dan keagamaan bagi masyarakat. Semangat...

More Articles Like This