Hasil Riset Jadi Dasar Penguatan Cabang-Ranting Muhammadiyah DKI

Must Read

JAKARTAMU.COM | Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DKI Jakarta Dr. Akhmad H. Abubakar, S.E., M.M. mengajak seluruh unsur pimpinan di semua tingkatan untuk memajukan cabang dan ranting. Ini penting dilakukan tak lain karena cabang dan ranting merupakan ujung tombak dakwah Muhammadiyah di akar rumput. Keberadaan pimpinan daerah dan wilayah, kata dia, bertumpu pada kekuatan struktur di tingkat bawah.

“Dari informasi yang disampaikan tadi, saya mengajak marilah kita semua bersama-sama memajukan cabang dan ranting. Tanpa keduanya tidak akan ada pimpinan daerah, dan tanpa pimpinan daerah tidak ada pimpinan wilayah,” ujar Abubakar dalam forum diskusi kelompok terpumpun (FGD) Laporan Hasil Riset Cabang dan Ranting PWM DKI Jakarta di Aula Juanda, Gedung Dakwah Muhammadiyah DKI Jakarta, Minggu (15/2/2026).

Dalam kesempatan itu, Abubakar mengingatkan para pimpinan cabang dan ranting, dan daerah, untuk meluruskan niat dalam ber-Muhammadiyah. Aktivitas di persyarikatan, katanya, harus dilandasi keikhlasan dan kesungguhan, dengan harapan setiap ikhtiar tercatat sebagai amal kebaikan.

Baca juga: Struktur Ranting Kian Solid, Muhammadiyah Siap Bentuk PCM Pancoran

Milad 117 H Muhammadiyah

Dia mengutip Al-Qur’an Surat At-Taubah ayat 105: “Bekerjalah kamu, maka Allah akan melihat pekerjaanmu, begitu juga Rasul-Nya dan orang-orang mukmin, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan.”

Ayat tersebut, menurutnya, menjadi dorongan agar kader Muhammadiyah aktif bekerja dan berkarya, menyadari setiap amal berada dalam pengawasan Allah SWT, serta akan dipertanggungjawabkan.

Abubakar juga mendorong cabang dan ranting untuk selalu berusaha bekerja mengaktifkan kegiatan. Dia merujuk Surat Al-Zalzalah ayat 7 yang menyebutkan bahwa setiap kebaikan, sekecil apa pun, akan mendapat balasan. Pesan itu ia sampaikan untuk menguatkan semangat pimpinan cabang dan ranting dalam menjalankan tugas organisasi.

Baca juga: LPCRPM PDM Jakarta Timur Konsolidasikan Cabang dan Ranting sebagai Poros Dakwah

Aktivitas dan Kriteria Penilaian

Wakil Ketua PWM DKI Jakarta Prof. Dr. Bunyamin, M. Pd.I, menjelaskan, pada prinsipnya hasil riset ini merupakan bahan evaluasi diri untuk seluruh pimpinan, dari mulai pimpinan wilayah Muhammadiyah DKI Jakarta, PDM, PCM, sampai ranting. 

”Nah, hal-hal apa yang patut diperbaiki, ranting mana saja dan bidang apa saja? Kriterianya sudah jelas dari pimpinan pusat bahwa cabang unggul itu ada 25 kriteria, ranting unggul ada 19 kriteria,” ujar dia sesuai acara.

Menurut Bunyamin, sebanyak apa pun, aktivitas cabang dan ranting tidak masuk penilaian bila tidak sesuai dengan kriteria dimaksud. Dia menyarakan seluruh cabang dan ranting untuk hendaklah mengacu kepada poin-poin skor, poin-poin kriteria yang ditetapkan oleh LPCR PP  Muhammadiyah dalam aktivitas ber-Muhammadiyahnya.

Semuanya kita harus berikhtiar, tidak mungkin tiba-tiba semuanya unggul, tapi harus ada ikhtiar yang kuat,” katanya.

Riset cabang ranting merupakan impelemntasi amanah PP Muhammadiyah melalui LPCRPM pada Muktamar ke-47 di Makassar tahun 2015 dan Muktamar Muhammadiyah ke-48 di Solo  pada 2022. Tujuannya untuk melihat dinamika serta mengukur efektivitas program cabang dan ranting.

Tim riset terdiri atas Prof. Dr. Bunyamin; Dr. Masmedia Pinem; Prof. Dr. Sintha Wahjusaputri; Dr. Apt. Supandi; Dr. M. Arifin Rahmanto; Eka Nana Susanti, M. PD; Drs. John iskandar, M. Pd; dan Sutaryo, MM.

Hadir dalam forum telaah hasil riset ini Wakil Ketua PWM DKI Jakarta Drs. Supriyadi Karsim, jajaran LPCR PWM DKI Jakarta, PDM se-DKI Jakarta, serta ketua dan sekretaris PCM se-DKI Jakarta.

Perkuat Dakwah Urban, Muhammadiyah Jakarta Selatan Bangun Sinergi Strategis

JAKARTAMU.COM | Kolaborasi antarcabang dalam struktur organisasi menjadi kunci penting untuk memperluas dampak sosial dan keagamaan bagi masyarakat. Semangat...

More Articles Like This