PKI

Mengapa Ada Tokoh Islam Masuk PKI? Muhammadiyah Juga Pernah Ditingkahi Jejak Kiri

MADIUN, 1924. Hari itu, udara terasa teduh di halaman langgar kecil milik Muhammadiyah. Sekitar enam puluh orang, yang belakangan diketahui sebagai simpatisan Partai Komunis Indonesia (PKI), duduk bersila mendengarkan pengajian A.R.C. Salim, mubalig terkemuka Muhammadiyah. Seusai kajian, mereka mendekat....

Islam dan Komunisme: Dua Ideologi di Dua Kutub

JAKARTAMU.COM | Islam sejak lahir membawa konsep tatanan sosial berporos pada tauhid, hukum ilahi, dan keadilan. Di sisi lain, komunisme yang lahir dari rahim materialisme historis Karl Marx menawarkan dunia tanpa kelas, penghapusan kepemilikan pribadi, dan penolakan total terhadap...

Geng Solo dan Komunis Gaya Baru: Masihkah Seperti Dulu?

Oleh Joko Sumpeno | Jurnalis Senior Jakartamu.com SENIN, 25 Agustus 2025, menjelang magrib, arus lalu lintas di Tebet, Jakarta Selatan, tersendat. Di depan Balai Sudirman, rombongan remaja berseragam SLTA naik ke atas truk kontainer kosong. Pemandangan serupa muncul di Pancoran...

Kenangan Mengesankan di Pabrik Karung Goni Delanggu

PABRIK Karung Goni Delanggu menyedihkan. Padahal banyak kenangan masa kecil di kawasan pabrik itu. Saya bisa main ayunan, bianglala, dan kadang "mencuri" bunga sedap malam di halaman Sang adminostratur Ndoro Muhammad Takim. Saya bisa masuk ke rumah gedong itu karena...

Menelusuri Jejak Sejarah Muhammadiyah & PKI di Kotagede: Sebuah Walking Tour Bersejarah

YOGYAKARTA, JAKARTAMI.COM | Sebuah perjalanan menelusuri sejarah Kotagede akan segera digelar melalui Walking Tour "Muhammadiyah & PKI di Kotagede", sebuah kegiatan gratis yang diinisiasi oleh Lawang Pethuk. Acara ini akan menghadirkan narasumber Erwito Wibowo, yang akan membawa peserta menyelami...

23 November 1965, Boyolali Menjadi Saksi

RUMAH buruh kereta api, Kasim alias Harjomartono, di Kampung Sambeng dekat Stasiun Solo Balapan, pada Senin Pon 22 November 1965, sedari bakdal Isya', tampak sepi. Lampu pijar di depan pintu rumah itu, agak sedikit membantu terang namun tak mampu...

Mengingat Bapak Bangsa: Rakyat Bersatu Tak Bisa Dikalahkan

Oleh Joko Sumpeno, Pemerhati Sejarah Pada saat kaum nasionalis dan Islam bersatu padu membebaskan negeri ini daricengkraman penjajah, kaum komunis berkhianat. SETIAP pagi adalah harapan. Ia memulai langkah mengayun bersama matahari. Indonesia pada 1945 adalah pagi hari bagi puluhan juta penduduk...

Latest News

Perkuat Dakwah Urban, Muhammadiyah Jakarta Selatan Bangun Sinergi Strategis

JAKARTAMU.COM | Kolaborasi antarcabang dalam struktur organisasi menjadi kunci penting untuk memperluas dampak sosial dan keagamaan bagi masyarakat. Semangat...