Perpustakaan HB Jassin Jadi Contoh Transformasi Literasi 

Must Read

JAKARTAMU.COM | Workshop Taman Bacaan Masyarakat yang digelar LSBO Pimpinan Wilayah Aisyiyah DKI Jakarta Sabtu 22 November 2025 lalu menjadikan perubahan fungsi perpustakaan sebagai fokus pembahasan. Berlangsung di lantai 4 Perpustakaan HB Jassin, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, worskhop menekankan agar perpustakaan daerah mulai beroperasi sebagai ruang literasi yang aktif dan terbuka untuk berbagai aktivitas publik.

“Perpustakaan hari ini tidak boleh berhenti sebagai ruang penyimpanan buku. Ia harus menjadi tempat orang belajar, berdiskusi, dan menemukan informasi dengan cara yang lebih luas,” ujar pengelola Perpustakaan Jakarta dan PDS HB Jassin, Diki Lukman Hakim.

Diki menjelaskan, perpustakaan pernah dianggap tidak menarik karena koleksinya usang dan ruangnya tidak nyaman untuk aktivitas komunitas. Namun lewat perubahan yang dilakukan Pemprov DKI dalam beberapa tahun terakhir membuat fungsi perpustakaan berkembang, termasuk penyediaan akses informasi digital dan penataan ruang untuk kebutuhan publik.

Kini, intensitas kegiatan di kawasan Taman Ismail Marzuki lebih tinggi, menunjukkan perubahan berjalan efektif. “Sepanjang 2024, lebih dari lima ratus kegiatan diselenggarakan di kawasan TIM, dan hampir setiap hari perpustakaan terpakai untuk aktivitas literasi,” ucapnya.

Milad 117 H Muhammadiyah

Diki menambahkan bahwa koleksi cetak dan digital kini disiapkan secara seimbang agar pengunjung memiliki lebih banyak pilihan sumber informasi. Ruang baca juga dirancang agar pengunjung dapat membaca, bekerja, atau mengikuti kegiatan komunitas dengan nyaman. Ia menilai perubahan ini penting agar perpustakaan relevan dengan kebutuhan masyarakat perkotaan.

Melalui workshop ini, penyelenggara berharap warga Aisyiyah dan Muhammadiyah di DKI Jakarta dapat mengoptimalkan fasilitas perpustakaan. Diki mengatakan perpustakaan terbuka bagi komunitas yang ingin menyelenggarakan kegiatan literasi secara berkelanjutan. “Kami berharap perpustakaan dimanfaatkan bukan hanya untuk acara sesekali, tetapi sebagai ruang belajar yang bisa dipakai komunitas setiap hari,” ujarnya.

Perkuat Dakwah Urban, Muhammadiyah Jakarta Selatan Bangun Sinergi Strategis

JAKARTAMU.COM | Kolaborasi antarcabang dalam struktur organisasi menjadi kunci penting untuk memperluas dampak sosial dan keagamaan bagi masyarakat. Semangat...

More Articles Like This