UMJ Bantu Biaya Hidup 16 Mahasiswa Terdampak Bencana Sumatera lewat Lazismu DKI Jakarta

Must Read

TANGERANG SELATAN, JAKARTAMU.COM | Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) menyalurkan bantuan biaya hidup kepada 16 mahasiswanya yang terdampak bencana di wilayah Sumatera dan Aceh. Bantuan tersebut diserahkan dalam forum Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Lazismu DKI Jakarta 2026 sebagai bentuk dukungan agar para mahasiswa tetap dapat melanjutkan studi.

Penyerahan bantuan dilakukan Wakil Rektor I UMJ, Prof. Dr. Muhammad Hadi, S.KM., M.Kep., dalam agenda resmi Rakerwil Lazismu DKI Jakarta 2026. Forum ini menjadi ajang konsolidasi program sekaligus penguatan gerakan filantropi Muhammadiyah di tingkat wilayah.

Prof. Hadi menyatakan kampus memiliki tanggung jawab moral dan sosial terhadap mahasiswa yang menghadapi situasi darurat. “Perguruan tinggi harus hadir ketika mahasiswa berada dalam kesulitan. Dukungan ini kami berikan agar mereka tetap fokus menyelesaikan pendidikan,” ujarnya.

Bantuan yang disalurkan berupa dukungan biaya hidup untuk memenuhi kebutuhan dasar mahasiswa terdampak. Kebijakan tersebut diambil setelah bencana memengaruhi kondisi ekonomi keluarga mereka dan berpotensi mengganggu kelangsungan perkuliahan.

Milad 117 H Muhammadiyah

Ketua Lazismu UMJ, Drs. Tajudin, M.A., menjelaskan bantuan tersebut bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun lembaganya. “Dana umat harus dikelola secara amanah dan tepat sasaran. Ketika musibah terjadi, kami bergerak memastikan mahasiswa tetap memiliki kesempatan menyelesaikan studi,” katanya.

Penyaluran bantuan dilakukan secara terbuka dalam forum Rakerwil sebagai bagian dari komitmen akuntabilitas pengelolaan dana sosial di lingkungan kampus. Agenda tersebut juga menjadi ruang sinergi antara kampus dan Lazismu dalam merespons kebutuhan mahasiswa terdampak bencana.

Perkuat Dakwah Urban, Muhammadiyah Jakarta Selatan Bangun Sinergi Strategis

JAKARTAMU.COM | Kolaborasi antarcabang dalam struktur organisasi menjadi kunci penting untuk memperluas dampak sosial dan keagamaan bagi masyarakat. Semangat...

More Articles Like This