UMPP Perkenalkan AmanaFin, Inovasi Solutif Kelola Keuangan Keluarga

Must Read

PEKALONGAN, JAKARTAMU.COM | Mengelola keuangan rumah tangga kerap menjadi tantangan bagi ibu-ibu yang setiap hari mengatur kebutuhan dapur, biaya sekolah anak, serta berbagai pengeluaran tak terduga. Tidak sedikit yang merasa uang belanja habis begitu saja tanpa sempat dicatat.

Kondisi ini mendorong para dosen Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP) menghadirkan solusi praktis lewat aplikasi pencatatan keuangan digital bernama AmanaFin. Aplikasi ini dirancang untuk kebutuhan ibu rumah tangga dan dapat digunakan tanpa koneksi internet, sehingga tetap bisa dipakai meski akses digital terbatas.

“Aplikasi ini sangat ringan dan mudah digunakan. Cukup diunduh sekali, lalu bisa langsung dipakai untuk mencatat pengeluaran harian, tanpa perlu kuota atau jaringan internet,” jelas Hadwitya Handayani, M.Kom., dosen Informatika UMPP yang turut mengembangkan aplikasi tersebut.

AmanaFin menerapkan prinsip pengelolaan keuangan yang jujur dan transparan sesuai nilai-nilai Islam. Sistem alokasinya mencakup 40% kebutuhan pokok, 30% cicilan atau hutang, 20% tabungan dan investasi, serta 10% kegiatan sosial seperti zakat, infak, dan sedekah. Aplikasi ini juga dilengkapi fitur alarm finansial berupa tanda merah ketika pengeluaran melewati batas.

Milad 117 H Muhammadiyah

“Dengan sistem digital, data keuangan menjadi lebih rapi, mudah dipantau, dan tidak mudah hilang. Ini sangat membantu ibu-ibu dalam mengelola keuangan rumah tangga secara mandiri,” ujar Hadwitya Handayani.

Aplikasi ini diperkenalkan melalui program pengabdian kepada masyarakat yang berlangsung sepanjang Oktober hingga November 2025. UMPP menggandeng ibu-ibu Ranting Aisyiyah Kelurahan Kramatsari, Kota Pekalongan, dalam seluruh rangkaian kegiatan.

“Permasalahan klasik yang kami temui adalah ibu-ibu sering lupa mencatat pengeluaran harian. Akibatnya, uang cepat habis tanpa tahu ke mana saja larinya,” ujar Nur Kholidah, M.E., dosen UMPP sekaligus koordinator program.

Tim UMPP dipimpin oleh Nur Kholidah, M.E., dari Prodi Ekonomi Syariah. Anggotanya terdiri dari Musfirah Majid, S.E., M.M. (Prodi Manajemen), Hadwitya Handayani K., M.Kom. (Prodi Informatika), serta dua mahasiswa Prodi Ekonomi Syariah, Meila Diannur dan Laura Safitri.

Menurut Nur Kholidah, hadirnya aplikasi ini merupakan lanjutan dari pelatihan literasi keuangan syariah yang sudah dilakukan sebelumnya. “Kami ingin agar ibu-ibu tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu mempraktikkan pencatatan keuangan sesuai prinsip syariah secara nyata dan mudah,” jelasnya.

Selain pelatihan penggunaan aplikasi, peserta juga mendapatkan edukasi literasi finansial keluarga. Mereka diajak merencanakan anggaran, mencatat setiap transaksi, hingga meninjau ulang pengeluaran secara berkala.

Salah satu peserta, Ibu Sulastri, merasakan manfaatnya. “Biasanya saya cuma ingat-ingat saja, tapi sekarang bisa langsung catat di HP. Jadi lebih tahu pengeluaran saya ke mana saja,” ujarnya.

Ketua Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah Kramatsari, Cholisa Rosanti, mengapresiasi inisiatif tersebut. “Aplikasi AmanaFin sangat membantu ibu-ibu dalam mengatur uang belanja agar lebih tertib dan sesuai nilai-nilai Islam. Kami sangat mengapresiasi inovasi ini,” katanya.

Program ini menjadi bagian dari Skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat Batch III Tahun 2025 yang didanai Kemendikbudristek RI. Selain sebagai wujud Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat dan penerapan nilai-nilai Al Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK), kegiatan ini menjadi kontribusi nyata UMPP bagi peningkatan kualitas hidup perempuan.

Perkuat Dakwah Urban, Muhammadiyah Jakarta Selatan Bangun Sinergi Strategis

JAKARTAMU.COM | Kolaborasi antarcabang dalam struktur organisasi menjadi kunci penting untuk memperluas dampak sosial dan keagamaan bagi masyarakat. Semangat...

More Articles Like This