YOGYAKARTA, JAKARTAMU.COM | Pimpinan Pusat Muhammadiyah melalui Lembaga Pengembangan Cabang Ranting dan Pembinaan Masjid (LPCRPM) bekerja sama dengan gerakan 1000 Cahaya menyelenggarakan Training of Trainers (ToT) Audit Energi dan Dakwah Ramah Lingkungan, Senin (19/8/2025). Agenda ini berfokus pada penguatan kader untuk mendorong efisiensi energi dan pemanfaatan energi terbarukan di masjid, sekolah, dan kantor Muhammadiyah.
Acara di SM Tower Malioboro diikuti lebih dari 100 peserta dari Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah. Hadir pula Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Dahlan Rais, Sekretaris LPCR PM Isngadi Marwah Atmadja, serta Direktur 1000 Cahaya Hening Parlan.
Dahlan Rais menegaskan bahwa isu lingkungan tidak bisa dianggap sebagai persoalan sampingan. “Kerusakan lingkungan adalah akibat ulah manusia. Allah sudah memberi tanda-tanda jelas. Tugas kita merangkul semua pihak untuk bergerak bersama menjaga bumi,” ujarnya.
Peserta ToT dibekali keterampilan audit energi, penerapan efisiensi listrik, serta integrasi energi terbarukan. Program ini diharapkan melahirkan kader yang mampu menggerakkan transisi energi dari level akar rumput.

“Transisi energi adalah keniscayaan. Muhammadiyah harus jadi pelopor pengurangan dampak kerusakan lingkungan. Energi alternatif seperti tenaga surya bukan pilihan tambahan, tapi kebutuhan mendesak,” tegas Hening Parlan.

Wakil Ketua Majelis Lingkungan Hidup PP Muhammadiyah, Gatot Supangkat, menyampaikan bahwa inisiatif ini tidak bertentangan dengan penyediaan energi fosil, melainkan mendukung arah kebijakan energi nasional.
“Sejuk bumiku, nyaman hidupku, aman masa depan anak cucu kita. Muhammadiyah hadir untuk memperkuat, bukan melemahkan, upaya bangsa menuju energi bersih,” jelasnya.
Isngadi Marwah Atmadja menambahkan bahwa transisi energi tidak semata soal efisiensi biaya, tetapi bagian dari misi menjaga keberlangsungan bumi. Ia menyinggung pengalaman pandemi Covid-19 ketika kualitas udara membaik karena minimnya mobilitas masyarakat, berbanding dengan kondisi udara saat ini yang kembali memburuk.
1000 Cahaya Muhammadiyah adalah gerakan kolektif yang bergerak di bidang pencegahan krisis iklim, pengembangan energi terbarukan, dan efisiensi energi. Gerakan ini menyasar ranting, sekolah, pesantren, hingga masjid, dengan tujuan menciptakan lingkungan bersih, sehat, dan menuju nol emisi. (*)


