JAKARTAMU.COM | Komisi I DPRD Kabupaten Belitung Timur melakukan kunjungan kerja ke Lazismu Wilayah DKI Jakarta pada Jumat, 10 April 2026 di Gedung Dakwah Muhammadiyah DKI Jakarta. Kunjungan ini membahas pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah untuk mendukung program pengentasan kemiskinan.
Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Belitung Timur Husaini Rasyid, M.Si mengatakan, kunjungan tersebut bertujuan memperoleh informasi langsung mengenai cara Muhammadiyah melalui Lazismu menghimpun dan menyalurkan dana masyarakat ke berbagai program. Ia menyinggung pengalaman di Belitung Timur, di mana masjid Muhammadiyah dapat dibangun lebih cepat dibandingkan masjid yang dikelola organisasi lain.
“Kami ingin berdiskusi bagaimana Lazismu DKI Jakarta memperoleh dana, lalu bagaimana juga menjalin hubungan dengan pemerintah, juga hal-hal lain yang akan menjadi masukan bagi kami pada saat pembahasan program dengan pemerintah,” ujarnya. Husaini hadir bersama tujuh anggota Komisi I DPRD Belitung Timur, termasuk sekretaris, Endriansyah, S.T.
Baca juga: Zakat Fitrah melalui Lazismu DKI Jakarta Lebih Terorganisir, Sasaran Lebih Luas dan Tepat


Hadir dalam forum tersebut Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DKI Jakarta Dr. Akhmad H. Abubakar, SE, MM bersama jajaran, antara lain Nandi Rahman, MA; Agus Salim, S.Pd.I.; Drs. Supriyadi Karsim; Drs. H. Daliman Sofyan, M.Pd; Drs. Ramilan; dan Drs. Ateng. Dari Lazismu DKI Jakarta hadir Sekretaris Akmil Faizal, S.Kom beserta pengurus dan karyawan.
Abubakar menyampaikan hubungan Muhammadiyah dengan pemerintah berjalan relatif baik, siapa pun yang memimpin. Hal ini tak lepas dari cara Muhammadiyah menyampaikan kritik.
“Bukan budaya Muhammadiyah melakukan protes dengan teriak-teriak. Muhammadiyah tidak melakukan protes melalui demo di jalanan. Kalau mau protes ya datang langsung. Minta audiensi dan di situlah kritik dan masukan disampaikan,” kata Abubakar.
Baca juga: Seribu Porsi Baksomu Meriahkan Silaturahim Idulfitri 1447 H PWM DKI Jakarta

Nandi Rahman, bendahara PWM DKI Jakarta yang membawahi Lazismu, menyambut baik kunjungan tersebut dan menyebutnya sebagai kesempatan bertukar informasi dan pengalaman. Kepada Komisi DPRD Belitung Timur, dia menyampaikan bahwa kepercayaan masyarakat menjadi faktor utama dalam pengelolaan dana umat.
“Bukan sesuatu yang mudah membangun kepercayaan yang semikian rupa. Tapi dengan itulah Muhammadiyah memberikan yang terbaik untuk umat, bangsa dan negara,” ujar Nandi.
Sekretaris Lazismu DKI Jakarta Akmil Faizal menjelaskan, penghimpunan dana dilakukan melalui kantor layanan yang tersebar di tingkat pimpinan daerah dan amal usaha. Dana yang terkumpul disalurkan melalui lima pilar program, yakni ekonomi, pendidikan, kemanusiaan, sosial dakwah, dan kesehatan.
Ia menambahkan, kepercayaan masyarakat dipengaruhi oleh hasil kerja serta transparansi dan akuntabilitas lembaga. “Setiap tiga bulan dilakukan audit oleh pusat. Jadi karena ini dana umat, tidak boleh berlama-lama berada di Lazismu, mesti segera disalurkan,” kata Akmil.


