JAKARTAMU.COM | Dua guru SMP Muhammadiyah 6 Tanah Abang ikut ambil bagian dalam kegiatan pemberdayaan MGMP SMP Jakarta Pusat di Universitas BSI Kramat, Selasa (7/10/2025). Wasiran, S.Kom. dan Muhammad Topan, S.Pd. aktif mengikuti seluruh sesi.
Topan menyebut kegiatan ini memperluas cara pandang guru terhadap teknologi dalam pembelajaran. “Banyak ide yang bisa diterapkan di sekolah kami, terutama dalam pengembangan media pembelajaran digital,” katanya.
Forum yang diikuti ratusan guru itu menjadi ajang berbagi praktik pembelajaran digital dan penguatan profesionalisme pendidik. Plt. Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Jakarta Pusat, Bambang Eko Prabowo, membuka kegiatan dengan pesan agar guru tidak berhenti belajar. “Guru bukan hanya pengajar, tetapi pembelajar sepanjang hayat. Melalui MGMP, kita berharap para guru dapat saling berbagi pengalaman dan mengembangkan inovasi pembelajaran yang sesuai dengan karakter peserta didik zaman sekarang,” ujarnya.
Kegiatan diisi pemaparan dari Prof. Dr. Ir. Mochamad Wahyudi, yang membahas inovasi pembelajaran abad ke-21 dan pemanfaatan teknologi digital dalam pendidikan. Pengawas sekolah dan Kasi SMP–SMA juga memberikan penguatan tentang peran MGMP dalam mendukung kebijakan Merdeka Belajar.

Sementara Muhammad Topan menilai forum MGMP memberi semangat baru untuk berkolaborasi. “MGMP penting untuk menjaga kualitas pembelajaran dan mempererat persaudaraan antarpendidik. Kami ingin membawa semangat itu ke sekolah agar siswa lebih termotivasi,” ujarnya.
Kepala SMP Muhammadiyah 6 Tanah Abang, Tri, menyampaikan apresiasi kepada guru-gurunya yang ikut dalam kegiatan tersebut. “Kami sangat mendukung guru-guru untuk terus belajar dan berkembang. Melalui MGMP, kami ingin memastikan pendidikan di SMP Muhammadiyah 6 selalu relevan, inovatif, dan berkarakter,” tuturnya.
Penulis: Wasiran


