LAMPUNG, JAKARTAMU.COM | Dalam suasana politik dan sosial Indonesia yang hangat belakangan ini, Korp Komando (Kokam) Pemuda Muhammadiyah Lampung menggelar Apel Akbar di lapangan Radin Intan, Minggu (31/8/2025). Ribuan kader hadir untuk meneguhkan komitmen kebangsaan, memperkuat konsolidasi, dan menunjukkan kesiapsiagaan dalam mengawal dakwah, kemanusiaan, serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Apel dihadiri jajaran Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Lampung, Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Lampung, Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, serta tokoh masyarakat, pemerintah daerah, dan aparat keamanan. Sebanyak 650 personel Kokam tampil dalam barisan, terdiri atas 645 laki-laki dan 5 perempuan dari berbagai daerah di Lampung. Kehadiran beragam elemen menandai eratnya sinergi Kokam dengan masyarakat dan negara.
Sekretaris Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Najih Prasetyo, mengatakan kehadiran kader Kokam dengan seragam loreng khas menunjukkan disiplin tinggi dan semangat juang kokoh.
“Barisan yang tertata rapi ini menjadi simbol militansi Kokam. Mereka lahir dari rahim Muhammadiyah bukan hanya untuk menjaga dakwah Islam berkemajuan, tetapi juga menjadi benteng keutuhan bangsa,” ujarnya.


Ketua PWPM Lampung, Muhtadli, SH., MH., menambahkan Kokam bukan sekadar barisan pengamanan. “Kokam harus selalu siaga, tegak lurus, dan setia mengabdi. Apel akbar ini adalah wujud kesiapan kita menjaga umat, mengawal persyarikatan, serta berkontribusi menjaga kedaulatan bangsa,” katanya.
Selain pengarahan komando, acara diisi doa kebangsaan, orasi ideologis, dan pesan moral dari berbagai tokoh. Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Lampung, Prof. Dr. Sudarman, MA., menekankan pentingnya menjaga ukhuwah Islamiyah dan persatuan nasional di tengah tantangan kebangsaan yang kompleks. Ia mengingatkan Kokam untuk menjadi teladan.
“Tugas kita bukan hanya menjaga Muhammadiyah, tetapi juga mengabdi kepada bangsa dan kemanusiaan. Jangan mudah terprovokasi dengan aksi yang merugikan bangsa,” pesannya.
Apel juga menampilkan atraksi kedisiplinan. Formasi barisan, gerakan komando, dan yel-yel perjuangan disambut riuh tepuk tangan hadirin.
Kapolres Lampung Selatan, AKBP Toni Kasmiri, yang hadir mewakili Kapolda Lampung, menyebut apel ini momentum penting untuk konsolidasi kader. “Melalui kegiatan ini, kader Kokam diingatkan kembali pada nilai dasar perjuangan: iman, ilmu, dan amal,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan penandatanganan MoU antara Polri dan Kokam sebagai bukti kemitraan. “Kokam hadir bukan untuk kepentingan politik praktis, melainkan menjaga marwah persyarikatan, memperkuat dakwah berkemajuan, dan mengabdi kepada bangsa,” tambahnya.
Rangkaian acara ditutup dengan ikrar setia seluruh kader untuk menjaga kehormatan persyarikatan, memperkuat dakwah Islam rahmatan lil ‘alamin, serta mengabdi kepada tanah air. Apel Akbar Kokam Muhammadiyah Lampung meninggalkan catatan penting: kader muda Muhammadiyah siap menjadi garda terdepan menghadapi tantangan zaman dengan semangat kebangsaan yang segar.


