JAKARTAMU.COM | Seorang pemuda Palestina berusia 20 tahun dan seorang anak berusia 11 tahun mengalami luka tembak akibat peluru tajam yang dilepaskan pasukan Israel saat melakukan penggerebekan di Kamp Askar Lama, sebelah timur Kota Nablus, Selasa (3/3/2026) malam.
Palang Merah Palestina (PRCS) melaporkan, pemuda tersebut terkena tembakan di bagian kaki, sementara sang anak terluka di tangan. Keduanya segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Penggerebekan ini merupakan lanjutan dari operasi militer Israel yang telah berlangsung dua hari berturut-turut di kamp tersebut. Sejak Senin dini hari, pasukan Israel menutup seluruh akses masuk dan keluar Kamp Askar serta wilayah sekitarnya. Mereka juga melakukan penggeledahan rumah warga dan interogasi lapangan terhadap sejumlah penduduk.
Seorang koresponden WAFA menyebutkan, operasi dilakukan dengan dukungan pasukan tambahan. Rumah-rumah warga digeledah secara intensif, sementara sejumlah penghuni dipaksa menjalani pemeriksaan di tempat.

Insiden ini menambah daftar panjang eskalasi kekerasan di Tepi Barat, yang dalam beberapa pekan terakhir diwarnai serangkaian penggerebekan, penangkapan massal, serta penutupan akses publik oleh otoritas Israel. Situasi di Kamp Askar Lama mencerminkan ketegangan yang terus meningkat, dengan warga sipil kembali menjadi korban di tengah operasi militer yang berulang.


