JAKARTAMU.COM | Di ruang isolasi penjara Mesir, 1960-an, seorang intelektual Muslim menulis tafsir Al-Qur’an berlembar-lembar. Karyanya, Fi Zhilal al-Qur’an (Dalam Naungan Al-Qur’an), bukan sekadar tafsir, tapi manifesto ideologis. Dari situlah Sayyid Quthb (1906–1966) meletakkan dasar teologi politik yang mengguncang...
JAKARTAMU.COM | “Bilakah bayangan akan lurus kalau tongkatnya sendiri bengkok?”—bait seorang penyair Arab kuno itu kerap dikutip Syaikh Yusuf al-Qardhawi untuk menjelaskan satu hal: mustahil perbuatan umat bisa lurus bila cara berpikirnya masih bengkok.
Dalam Fiqh Prioritas (Robbani Press, 1996),...
JAKARTAMU.COM | Malam di sebuah kota Muslim yang bergolak itu sunyi, tapi penuh kecemasan. Di balik pintu rumah, sebagian orang memilih menunggu badai reda. Namun di sudut-sudut pasar, lorong-lorong kampung, dan majelis kecil yang masih menyala lampunya, ada segelintir...
JAKARTAMU.COM | Di balik dinding fakultas-fakultas usuluddin, suasana akademik seolah tak pernah surut. Mahasiswa sibuk membolak-balik kitab klasik tebal berbahasa Arab, menelaah al-Mawaqif karya Adududdin al-Iji, lengkap dengan syarah al-Jurjani yang rumit. Tema besar yang dibahas bukanlah ekonomi syariah...
JAKARTAMU.COM | Di tengah derasnya desakan sebagian kalangan agar syariat Islam ditegakkan secepatnya dan seluas-luasnya, suara lain yang lebih pelan—namun tak kalah tegas—mengingatkan akan pentingnya hikmah dalam perubahan. Hikmah dalam arti sebenarnya: bukan menunda dengan dalih birokrasi atau kompromi...
PARA pembaharu menyerukan wajibnya mendahulukan pendidikan daripada peperangan, mendahulukan pembentukan pribadi daripada menduduki pos-pos yang penting.
Syaikh Yusuf al-Qardhawi mengatakan yang dimaksudkan dengan pendidikan dan pembentukan di sini ialah membina manusia mukmin, yang dapat mengemban misi dakwah; bertanggung jawab menyebarkan...
JAKARTAMU.COM | Kolaborasi antarcabang dalam struktur organisasi menjadi kunci penting untuk memperluas dampak sosial dan keagamaan bagi masyarakat. Semangat...