JAKARTAMU.COM | Bayangkan sebuah sore di awal abad ke-20. Jalan-jalan tanah di Yogyakarta masih dipenuhi debu, sementara di Tebuireng, Jombang, suara santri mengaji tak pernah berhenti menggema. KH Ahmad Dahlan, pendiri Muhammadiyah, dikenal dengan gagasan-gagasan modernnya: mendirikan sekolah dengan...
JAKARTAMU.COM | Pagi di kampung Kauman, Yogyakarta, belum sepenuhnya merekah ketika Siti Walidah—yang kelak dikenal sebagai Nyai H. Ahmad Dahlan—menyiapkan ruang tamu rumahnya. Anak-anak perempuan mulai berdatangan, beberapa membawa buku catatan, lainnya hanya tangan kosong, tapi mata mereka bersinar...
JAKARTAMU.COM | Di tengah hiruk-pikuk wacana politik Islam hari ini, dua nama selalu muncul sebagai fondasi: KH Ahmad Dahlan, pendiri Muhammadiyah (1912), dan KH Hasyim Asy’ari, pendiri Nahdlatul Ulama (1926). Keduanya sering digambarkan seakan mewakili kutub yang berseberangan: Dahlan...
JAKARTAMU.COM | Pagi itu, di awal abad ke-20, aroma asin Laut Jawa menyelinap ke gang-gang sempit Kauman, Yogyakarta. Di serambi rumah kayu sederhana, seorang lelaki berkopiah hitam duduk di depan papan tulis kecil. Tangannya yang kurus memegang kapur, matanya...
JAKARTAMU.COM | Sosok KH. Ahmad Dahlan dikenal sebagai seorang ulama yang lebih banyak berbicara melalui perbuatan ketimbang kata-kata. Bukan sebagai penulis atau pembicara produktif, ia mempraktikkan nilai-nilai yang diyakininya melalui amal nyata, yang hingga kini masih dirasakan oleh umat.
Salah...
PONOROGO, JAKARTAMU.COM | Beberapa pakar inovasi kepemimpinan menyampaikan bahwa tantangan terbesar kepemimpinan hari ini adalah bagaimana memimpin perubahan di tengah dunia yang juga sedang berubah. Oleh karena itu, inovasi kepemimpinan dengan konteks tersebut menjadi keniscayaan.
Tema inovasi kepemimpinan ini menjadi...
Oleh: Sugiyati, S.Pd
SEJAK berdiri pada tahun 1912, Muhammadiyah selalu berpegang pada prinsip bahwa Islam harus menjadi kekuatan moral dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
KH. Ahmad Dahlan dan para penerusnya tidak menjadikan Muhammadiyah sebagai organisasi politik, tetapi Muhammadiyah...
Oleh: Sugiyati, S.Pd
Muhammadiyah di Awal Kemerdekaan
Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945 menjadi titik balik dalam sejarah bangsa. Namun, kemerdekaan yang diproklamasikan bukan berarti keadaan menjadi lebih mudah. Bangsa Indonesia masih harus berjuang mempertahankan kemerdekaannya, terutama menghadapi...
JAKARTAMU.COM | Islam telah hadir di Nusantara sejak berabad-abad lalu melalui jalur perdagangan, dakwah para ulama, dan asimilasi budaya. Namun, dalam perkembangannya, penyampaian ajaran Islam sering kali terhambat oleh kendala bahasa. Pada masa lalu, khotbah Jumat dan ceramah agama...
Oleh: Sugiyati, S.Pd
KH. Ahmad Dahlan semakin sering mengalami kelelahan. Tubuhnya melemah, tetapi tekadnya tetap membaja. Sejak mendirikan Muhammadiyah pada 1912, ia telah mengabdikan hidupnya untuk mengembangkan Islam yang berkemajuan. Namun, pada tahun 1923, di tengah perjuangan yang semakin...
JAKARTAMU.COM | Kolaborasi antarcabang dalam struktur organisasi menjadi kunci penting untuk memperluas dampak sosial dan keagamaan bagi masyarakat. Semangat...