Oleh Asyaro G Kahean
TATKALA ada manusia merasa sedih, duka, menderita, kesulitan, hingga kebingungan: waktu tetap berkelindan tanpa henti. Di balik itu, waktu, bukan hanya milik mereka yang gembira ria, hura hura, foya foya, mabuk kepayang hingga lupa diri. Dan...