Prabowo Titip Stabilitas dan Hilirisasi pada Munas XVIII Hipmi di Lampung

Must Read

BANDAR LAMPUNG, JAKARTAMU.COM | ​Musyawarah Nasional Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Munas Hipmi) XVIII resmi dibuka oleh Presiden Prabowo Subianto di Bandar Lampung. Momentum yang bertepatan dengan perayaan ulang tahun ke-54 organisasi tersebut menjadi panggung krusial bagi konsolidasi pengusaha muda dalam menatap arah perekonomian nasional. Di tengah dinamika ekonomi global, estafet kepemimpinan organisasi ini diharapkan melahirkan nakhoda yang mampu membawa iklim usaha domestik kian tangguh.

​Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Hipmi, Akbar Himawan Buchari, dalam pidatonya menegaskan bahwa usia lebih dari setengah abad bukanlah waktu yang singkat bagi sebuah organisasi. Didirikan atas pemikiran mendalam para perintisnya, Hipmi konsisten mengemban misi meritokrasi. “Membangun jiwa kepemimpinan, patriotisme, dan cinta Tanah Air mensyaratkan hadirnya kader-kader yang lahir dari proses yang matang,” ujarnya.

​Atmosfer ruang sidang pleno pun terasa hangat sekaligus tegang seiring diperkenalkannya empat Calon Ketua Umum (Caketum) BPP Hipmi masa bakti 2026–2029 yang akan berkontestasi. Mereka adalah Reynaldo Bryan di nomor urut 1, Ade Jona Prasetyo nomor urut 2, Afifuddin S. Kalla nomor urut 3, dan Anthony Leong di nomor urut 4. Suksesi kepemimpinan ini bukan sekadar pergantian wajah, melainkan adu gagasan segar dalam merespons tantangan industri modern.

​Presiden Prabowo Subianto, yang hadir didampingi jajaran Menteri Kabinet Merah Putih seperti Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, menandai pembukaan Munas secara simbolis dengan memukul alat musik tradisional Lampung, Gamolan. Dalam arahannya, Kepala Negara menitipkan pesan mendalam tentang pentingnya menjaga perdamaian dan stabilitas nasional sebagai fondasi utama pertumbuhan ekonomi.

​Di hadapan ribuan peserta Munas dari seluruh penjuru Nusantara, Prabowo menekankan bahwa sinergi antara pemerintah dan pengusaha muda sangat vital untuk mengakselerasi hilirisasi dan kemandirian bangsa. Kontestasi di tubuh HIPMI diharapkan memegang teguh prinsip “bertanding untuk bersanding”, sebuah kedewasaan berorganisasi di mana kompetisi gagasan pada akhirnya harus bermuara pada persatuan demi menggerakkan roda ekonomi nasional.

​Muhammadiyah-Monash University Akselerasi Doktor Berkelas Dunia

JAKARTAMU.COM | Pimpinan Pusat Muhammadiyah menjalin kerja sama strategis dengan Monash University, Australia, untuk mempercepat peningkatan kualifikasi akademik dosen...

More Articles Like This