JAKARTAMU.COM | ”Bisnis atau usaha yang baik adalah bisnis yang dimulai, bukan hanya direncanakan. Dan kegagalan adalah hasil dari rasa takut gagal yang ditimbulkan.” Kalimat yang diambil dari pengusaha Bob Sadino itu membuka sesi materi pemasaran digital (digital marketing) oleh Abdul Rahman dalam pelatihan kewirausahaan Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah (PWNA) DKI Jakarta, Minggu (24/8/2025).
Materi digital marketing menjadi sorotan karena relevansinya yang sangat besar dengan kondisi kekinian. Abdul Rahman menjelaskan bagaimana digital marketing bisa menjadi sarana efektif untuk memperluas jangkauan pasar. Sebagai contoh, pemanfaatan media sosial seperti Instagram, TikTok, dan Facebook, hingga penggunaan platform marketplace. Dia pun memberikan contoh konkret tentang bagaimana sebuah produk sederhana bisa memiliki daya tarik tinggi jika dipromosikan dengan cara yang tepat.
Apa yang disampaikan Abdul Rahman memantik rasa penasaran para peserta. Sesi diskusi berjalan interaktif. Sejumlah peserta mengangkat tangan untuk meminta solusi atas tantangan yang mereka alami. Ada yang bingung bagaimana memulai usaha dengan modal terbatas, ada pula yang penasaran bagaimana cara menjaga konsistensi promosi di tengah aktivitas sehari-hari.
Materi ini menjadi pelengkap yang sempurna dari keterampilan membuat produk kreatif. Dengan bekal keterampilan dan strategi pemasaran digital, peserta tidak hanya mampu membuat produk, tetapi juga bisa memasarkan secara luas. Harapannya, akan lahir perempuan-perempuan muda kreatif yang berdaya saing dan mampu menghadirkan manfaat nyata bagi keluarga serta masyarakat.

“Ilmu ini membuka wawasan saya. Ternyata memasarkan produk secara digital tidak serumit yang saya bayangkan, asal mau belajar dan konsisten. Saya jadi lebih berani untuk memulai usaha,” ujar salah seorang peserta dengan penuh semangat.
Penulis: Sindi Nur Diansyah


