Berbagi adalah Implementasi Rasa Syukur

Must Read

DALAM Surat Al Kautsar, Allah menegaskan betapa besar nikmat yang diberikan kepada manusia. Sebagai imbalan Allah hanya meminta manusia memperhatikan sesamanya.

اِنَّآ اَعْطَيْنٰكَ الْكَوْثَرَ .فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ

”Sungguh, Kami telah memberimu nikmat yang banyak. Maka laksanakanlah salat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah/berbagilah.”

Rasa syukur sebagai ungkapan perasaan yang personal, dirasakan baik rakyat kecil maupun kalangan bangsawan. Bentuk ungkapan syukur biasanya mengikuti kemampuan ekonomi, jabatan, dan status sosial masing-masing. Ketika seseorang memperoleh kebahagiaan tetapi tidak mengadakan syukuran, sering muncul perasaan ada yang kurang karena meninggalkan kebiasaan yang dianggap penting.

Milad 117 H Muhammadiyah

Kemerdekaan yang saat ini dirasakan bangsa Indonesia, pun merupakan anugerah yang patut disyukuri. Tak terasa, sudah 80 tahun nikmat kemerdekaan dirasakan bangsa ini. Tema “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju” menjadi refleksi bersama akan pentingnya persatuan sebagai cita-cita yang diperjuangkan para pemimpin dan rakyat sejak awal kemerdekaan.

Banyak komponen masyarakat yang mengadakan syukuran untuk memperingati kemerdekaan. Sayangnya tidak semua benar-benar memahami makna bersyukur. Ada yang mengingkari nikmat, ada yang mengakuinya tetapi keliru dalam mengekspresikan, bahkan ada yang menyalahgunakan rahmat dan kasih sayang Allah SWT.

Surat Al-Kautsar hanya kerap dibaca saat Iduladha, padahal maknanya lebih luas. Pesannya bukan hanya tentang ibadah kurban, tetapi juga tentang meningkatkan ketaatan kepada Allah SWT dan membiasakan berbagi dengan sesama sebagai wujud nyata rasa syukur.

Karena itu, manusia yang menyadari dirinya telah dianugerahi nikmat, termasuk nikmat kemerdekaan, seyogianya bersyukur dengan benar. Dalam QS. Al-Kautsar, Allah SWT memberikan arahan jelas tentang bagaimana rasa syukur semestinya diwujudkan.

Sebagai bagian dari ungkapan syukur atas kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia, Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan gratis dan donor darah di Sekretariat IKPI, Jalan Condet Pejaten, Jakarta Selatan, Minggu (24/8/2025). Lebih dari 300 orang berpartisipasi dalam donor darah, dan setiap pendonor menerima paket sembako berupa beras, minyak, gula, dan kebutuhan pokok lainnya. Melalui kegiatan ini, IKPI ingin menunjukkan bahwa rasa syukur dapat diwujudkan dengan kepedulian nyata bagi masyarakat. (*)

ISKI Ingatkan AI Dapat Mengaburkan Informasi, Kepercayaan Publik Terancam

JAKARTAMU.COM | Perkembangan kecerdasan buatan (AI) dinilai membuat batas antara informasi benar dan palsu semakin sulit dibedakan. Kondisi itu...

More Articles Like This