Oleh H. Fadhli Arsil, S.Kom, M.Si.
(Pemimpin Umum Jakartamu.com)
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
GEMA takbir yang membahana di seantero jagat pada 1 Syawal 1447 Hijriah ini adalah sebuah proklamasi kemenangan. Setelah sebulan penuh kita menempa diri dalam madrasah Ramadhan, kini kita tiba di hari yang fitri, sebuah titik balik untuk kembali pada kesucian asalitas kemanusiaan kita.
Namun, Idulfitri tahun ini hadir dengan warna yang berbeda. Di saat kita bersukacita merayakan kemenangan dalam kehangatan keluarga dan kerabat, batin kita tak kuasa berpaling dari kesunyian mencekam yang menyelimuti Masjidil Aqsa. Untuk pertama kalinya dalam catatan sejarah yang getir, kiblat pertama umat Islam itu terpaksa sepi dari rukuk dan sujud jemaah Idulfitri akibat penutupan sepihak.

Situasi di tanah para nabi tersebut bukanlah sekadar berita internasional yang lewat di lini masa kita. Ia adalah pengingat bagi kita semua di Jakartamu.com dan bagi seluruh pembaca, bahwa esensi Idulfitri bukan hanya tentang perayaan lahiriah. Idulfitri adalah tentang keteguhan menjaga martabat manusia, kemerdekaan beribadah, dan solidaritas lintas batas.
Kemenangan yang kita rayakan hari ini seharusnya menjadi energi baru untuk lebih peduli. Kesucian hati yang kita raih dari puasa harus termanifestasi dalam keberanian untuk menyuarakan kebenaran dan menolak segala bentuk ketidakadilan. Sebagaimana makna Ied yang berarti kembali, kita kembali menjadi pribadi yang tidak hanya saleh secara ritual, tetapi juga peka secara sosial dan global.
Di hari yang mulia ini, mari kita sisipkan doa terbaik bagi saudara-saudara kita di Palestina. Semoga keteguhan mereka menjadi inspirasi bagi kita untuk terus menjaga amanah dan integritas dalam setiap narasi yang kita bangun.
Segenap dewan redaksi dan keluarga besar Jakartamu.com mengucapkan:
Selamat Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 H
Taqabbalallahu Minna Wa Minkum, Shiyamana Wa Shiyamakum.
Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Semoga Allah SWT senantiasa merahmati langkah kita, memberikan kedamaian bagi negeri ini, dan membebaskan Al-Aqsha dari segala belenggu.
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.


