Iran Mundur dari Piala Dunia 2026 Usai Serangan AS–Israel

Must Read

JAKARTAMU.COM | Pemerintah Iran resmi mengumumkan tidak akan ambil bagian dalam ajang Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Keputusan tersebut diambil setelah serangan udara gabungan AS–Israel di Teheran menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Menteri Olahraga Iran, Ahmad Donyamali, menyampaikan keputusan itu pada Rabu (11/3/2026). Dalam laporan yang dikutip dari Reuters, ia menegaskan situasi keamanan nasional membuat Iran tidak memungkinkan mengikuti turnamen tersebut. “Mengingat bahwa rezim korup ini telah membunuh pemimpin kami, dalam keadaan apa pun kami tidak dapat berpartisipasi dalam Piala Dunia,” ujarnya kepada televisi pemerintah.

Sebelumnya, Iran memastikan tiket ke Piala Dunia setelah tampil dominan pada babak kualifikasi Asia. Berdasarkan hasil undian yang dilakukan Desember lalu, tim tersebut tergabung di Grup G bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru. Sejumlah pertandingan grup dijadwalkan berlangsung di Los Angeles dan Seattle. Namun, Iran tercatat sebagai satu-satunya tim yang tidak menghadiri pertemuan perencanaan FIFA pekan lalu di Atlanta.

Mengacu pada regulasi FIFA, tim yang mengundurkan diri paling lambat 30 hari sebelum laga pertama berpotensi dikenai denda minimal 250.000 franc Swiss atau sekitar USD320.800. Selain itu, sanksi tambahan bisa berupa larangan mengikuti kompetisi FIFA berikutnya atau digantikan oleh asosiasi anggota lain.

Milad 117 H Muhammadiyah

Di sisi lain, laporan menyebut lebih dari 1.300 warga sipil Iran tewas sejak serangan udara AS–Israel dimulai pada 28 Februari. Eskalasi konflik tersebut juga membuat agenda pertandingan pemanasan tim nasional Iran praktis tidak dapat dilaksanakan.

Sebelumnya, Presiden FIFA, Gianni Infantino, menyatakan Presiden AS, Donald Trump, menyambut kemungkinan keikutsertaan Iran di turnamen tersebut. Namun, sumber di Teheran menegaskan keputusan Iran untuk mundur dari Piala Dunia sudah bersifat final.

Perkuat Dakwah Urban, Muhammadiyah Jakarta Selatan Bangun Sinergi Strategis

JAKARTAMU.COM | Kolaborasi antarcabang dalam struktur organisasi menjadi kunci penting untuk memperluas dampak sosial dan keagamaan bagi masyarakat. Semangat...

More Articles Like This