Irwan Akib: Sekolah Muhammadiyah Perlu Jangkau Keluarga Ekonomi Mapan

Must Read

JAKARTAMU.COM | Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof. Dr. H. Irwan Akib, M.Pd. menilai pengembangan sekolah unggul berkemajuan yang menyasar keluarga menengah dan papan atas menjadi kebutuhan mendesak di tengah tantangan bangsa menuju Indonesia Emas 2045. Menurutnya, sekolah Muhammadiyah tidak cukup hanya fokus pada anak-anak dari keluarga duafa secara ekonomi. Sebaliknya sekolah Muhammadiyah perlu menjangkau kelompok mapan ekonominya namun miskin pemahaman dan penghayatan keagamaan.

Hal itu disampaikan Irwan Akib dalam pengajian Hari Bermuhammadiyah di Aula Juanda, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DKI Jakarta, Sabtu (7/2/2026). Ia mengingatkan bahwa cita-cita Indonesia sebagai negara tangguh, mandiri, dan inklusif pada 2045 bisa meleset jika kondisi sosial dan moral bangsa dibiarkan memburuk.

“Indonesia Emas tinggal 19 tahun lagi. Jangan sampai harapan itu justru berubah menjadi Indonesia cemas karena kita lalai menyiapkan generasi yang kuat secara moral, spiritual, dan intelektual,” ujar Irwan Akib.

Baca juga: Heboh Keracunan MBG, Kantin Sekolah Muhammadiyah Ini Patut Jadi Teladan 

Milad 117 H Muhammadiyah

Dalam kesempatan tersebut, Irwan Akib juga menyinggung pengalaman pribadinya di Gedung PWM DKI Jakarta yang menurutnya memiliki makna reflektif. Ia mengenang saat Muktamar Muhammadiyah tahun 2000, ketika ia bersama keluarga dari Sulawesi Selatan menginap di gedung tersebut.

“Pengalaman itu selalu mengingatkan saya bahwa ber-Muhammadiyah harus dimulai dari keteladanan di keluarga. Anak-anak belajar dari apa yang mereka lihat setiap hari. Orang tua adalah role model utama,” katanya.

Irwan Akib mengakui adanya persoalan orientasi di sebagian amal usaha Muhammadiyah. Ia menyebut tidak sedikit orang yang beraktivitas dalam jangka panjang tetapi kehilangan keikhlasan dan membawa agenda lain.

“Harus jujur kita katakan, ada yang masuk Muhammadiyah bukan semata mencari rida Allah SWT. Kondisi ini berbeda dengan kader yang ditempa sejak awal di ortom seperti IPM, Pemuda Muhammadiyah, dan Nasyiatul Aisyiyah. Mereka terbiasa berkhidmat tanpa menghitung untung rugi,” ujarnya.

Baca juga: 4 Sekolah Muhammadiyah di Jakarta Terima Program Save Our School Lazismu

Perkuat Dakwah Urban, Muhammadiyah Jakarta Selatan Bangun Sinergi Strategis

JAKARTAMU.COM | Kolaborasi antarcabang dalam struktur organisasi menjadi kunci penting untuk memperluas dampak sosial dan keagamaan bagi masyarakat. Semangat...

More Articles Like This