MPKU PWM DKI Jakarta Tempa Tim Kesmas di Bogor

Must Read

BOGOR, JAKARTAMU.COM | Majelis Pembinaan Kesehatan Umum (MPKU) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DKI Jakarta menggelar Basic Training Skills Tim Kesehatan Masyarakat (Kesmas) di Cisarua, Bogor, pada 30–31 Januari 2026. Pelatihan ini diarahkan untuk menguatkan kolaborasi lintas profesi dalam kerja promotif dan preventif kesehatan masyarakat.

“Sinergi tenaga kesehatan, pendidik, dan pemuda menjadi kunci dalam edukasi serta perubahan perilaku masyarakat,” kata Dr. Ns. Nyimas Heny Purwati, M.Kep., Sp.Kep.An., salah satu pemateri dalam pelatihan tersebut.

Kegiatan yang berlangsung di Villa Panggung itu diikuti 43 peserta dengan latar belakang beragam, mulai dari dokter, perawat, apoteker, tenaga pendidik, hingga kader organisasi otonom Muhammadiyah seperti Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), Pemuda Muhammadiyah, dan Nasyiatul Aisyiyah. Komposisi peserta yang majemuk membuka ruang pertukaran perspektif sekaligus memperkaya pendekatan kerja tim Kesmas di tingkat komunitas.

Dr. Ns. Nyimas Heny Purwati, M.Kep., Sp.Kep.An. menyampaikan materi pelatihan. Foto/dok.mpkudki

Baca juga: MPKU PWM Jatim Siap Dukung Pendirian Klinik Baru di Pacitan

Milad 117 H Muhammadiyah

Materi pelatihan disampaikan oleh para praktisi yang berpengalaman di bidang pelayanan kesehatan, komunikasi publik, advokasi, serta pengembangan program berbasis masyarakat. Seluruh sesi dirancang interaktif melalui diskusi, simulasi, dan praktik lapangan, sehingga perbedaan latar keilmuan dapat dijembatani secara konkret.

Sepanjang kegiatan, suasana pelatihan berlangsung aktif dan kondusif. Peserta terlibat intens dalam diskusi maupun simulasi, mencerminkan kesiapan tim Kesmas Muhammadiyah DKI Jakarta untuk bekerja secara kolaboratif lintas profesi di lapangan.

Sesi awal membahas peran lintas profesi kesehatan yang dipandu Nyimas Heny Purwati. Pembahasan mencakup konsep kolaborasi, pembagian peran tim Kesmas, tantangan di masyarakat, serta studi kasus yang menggambarkan dinamika kerja lapangan. Peserta diajak memahami posisi masing-masing profesi dalam satu kerangka kerja bersama.

Baca juga: Upaya Muhammadiyah Membangun Peradaban dari Pinggiran Jakarta

Pelatihan berlanjut dengan materi advokasi dan komunikasi kesehatan yang dipandu Dr. Hermawan Saputra, S.KM., MARS., CICS. Dalam sesi ini, peserta dilatih keterampilan public speaking, diskusi kelompok, role play, hingga teknik negosiasi untuk mendukung kerja advokasi kesehatan di masyarakat.

Sesi berikutnya difokuskan pada perencanaan program berbasis kebutuhan masyarakat bersama Yuniar Wardani, S.KM., M.PH., Ph.D. Peserta mempraktikkan identifikasi masalah kesehatan, penyusunan rencana program, serta simulasi implementasi melalui role play.

Puncak pelatihan ditandai dengan diskusi Rencana Tindak Lanjut (RTL) Tim Kesmas 2026. Forum ini menghasilkan dokumen RTL yang disepakati bersama sebagai acuan program kesehatan yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Perkuat Dakwah Urban, Muhammadiyah Jakarta Selatan Bangun Sinergi Strategis

JAKARTAMU.COM | Kolaborasi antarcabang dalam struktur organisasi menjadi kunci penting untuk memperluas dampak sosial dan keagamaan bagi masyarakat. Semangat...

More Articles Like This