JAKARTAMU.COM | Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jakarta Utara menyelenggarakan Pelatihan Kader Mubalig di Gedung Dakwah PDM Jakarta Utara, Kompleks RS Islam Sukapura, Kelapa Gading. Digelar selama dua hari pada pada 13–14 September 2025, pelatihan mengangkat tema “Mencetak Mubalig Muhammadiyah yang Kompeten, Berwawasan, dan Berakhlak Qur’ani”.
Hadir lima narasumber sebagai pembicara dalam pelatihan ini. Wakil Ketua PWM DKI Jakarta dan Rektor UTM Jakarta Prof. Dr. H Agus Suradika, M.Pd menyampaikan materi Manhaj Dakwah dan Ideologi Persyarikatan. Dr. Nurhadi MS, M.Ag, Wakil Ketua PWM DKI Jakarta dan Wakil Ketua MUI DKI Jakarta, memaparkan Teknik Retorika dan Komunikasi Efektif Dakwah.
Selain itu, M Reza Prima Matondang, M.E.I dari Majelis Tabligh PP Muhammadiyah mengupas Etika dan Profesionalisme Mubalig. Ade Cecep Komarudin, S.Ds, seorang trainer multimedia dari Adifa Pratama Consulting mempresentasikan Strategi Dakwah di Era Digital. Sementara Dr. H Risman Muchtar, M.Si dari Majelis Tabligh PP Muhammadiyah mengulas Metodologi dan Penyusunan Materi Dakwah.
Ketua PDM Jakarta Utara, Lahudin, menyampaikan bahwa pelatihan ini dirancang untuk membentuk kader yang tidak hanya berbicara di atas mimbar, tetapi juga menunjukkan keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.

“Seorang mubalig bukan hanya penyampai pesan. Dia juga seorang role model dalam menegakkan nilai-nilai Qur’ani di tengah masyarakat,” ujarnya.
Peserta pelatihan diarahkan untuk mengembangkan tiga pilar yang dibutuhkan mubalig dalam berdakwah. Pertama, kompetensi, yang mencakup penguasaan ilmu agama dan kemampuan komunikasi. Kedua, wawasan, agar mubalig mampu memahami perkembangan zaman, isu sosial, budaya, dan teknologi. Ketiga, akhlak Qur’ani, yang menekankan kesantunan, keikhlasan, dan keteladanan.
Materi pelatihan meliputi manhaj dakwah dan ideologi persyarikatan, strategi dakwah di era digital, retorika dan teknik komunikasi, metodologi penyusunan materi dakwah, etika dan profesionalisme mubalig, serta evaluasi rencana tindak lanjut.
Melalui kegiatan ini, PDM Jakarta Utara berharap lahir kader mubalig yang berperan aktif sebagai pencerah, penggerak, dan penjaga moral umat di wilayah Jakarta Utara.


