PDNA Jakarta Timur Dorong Kolaborasi Hijau Ekonomi Sirkular dan Ketahanan Pangan

Must Read

JAKARTAMU.COM | — Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Jakarta Timur bersama Fasilitator Daerah menyelenggarakan Masifikasi Ecobhineka bertema “Kolaborasi Hijau Lintas Agama untuk Ekonomi Sirkular dan Budi Daya Ikan dalam Ember (Budikdamber)”, Sabtu (25/10/2025). Kegiatan di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Prof Dr HAMKA (Uhamka) ini adalah langkah konkret PDNA Jakarta Timur untuk memperkuat peran perempuan muda di bidang lingkungan dan ketahanan pangan berkelanjutan.

Program Masifikasi Ecobhineka memusatkan perhatian pada dua agenda utama: pengembangan ekonomi sirkular berbasis pengelolaan limbah fashion dan penerapan Budikdamber sebagai solusi pangan rumah tangga di wilayah perkotaan.

Ketua PDM Jakarta Timur sekaligus Asisten Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Prof. Dr. Muhammad Nur Rianto Al Arif, menjelaskan bahwa persoalan sampah telah menjadi tantangan besar bagi perekonomian nasional.

“Kerugian ekonomi akibat sampah makanan sangat besar, mencapai Rp213 hingga Rp551 triliun per tahun, atau sekitar empat sampai lima persen dari PDB nasional. Ini bukan semata masalah lingkungan, melainkan juga persoalan ekonomi,” ujar Al Arif.

Milad 117 H Muhammadiyah

Ia menambahkan bahwa penerapan ekonomi sirkular menjadi langkah penting untuk memaksimalkan pemanfaatan sumber daya dan menekan limbah. “Ekonomi sirkular mendorong efisiensi sumber daya, daur ulang limbah, serta penciptaan nilai tambah dari sisa produksi. Model ini relevan bagi Indonesia untuk membangun sistem pangan yang tangguh dan inklusif,” jelasnya.

Perwakilan Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah, Ana Utami Zainal, M.P.H., menyebut kegiatan tersebut sebagai bagian dari Gerakan Nasional Ecobhineka yang berfokus pada pemberdayaan perempuan muda dalam pengelolaan lingkungan dan ketahanan pangan berbasis komunitas. Menurutnya, gerakan ini dirancang agar perempuan muda berperan aktif di tingkat akar rumput melalui aksi kolaboratif lintas agama dan organisasi.

Melalui kegiatan ini, PDNA Jakarta Timur berupaya memperluas jejaring kerja sama lintas iman dan generasi muda, mencetak kader perempuan peduli lingkungan, serta memperkuat penerapan ekonomi sirkular dan Budikdamber di kawasan perkotaan. Dalam sesi seminar, peserta mendapat pemahaman tentang peluang mengolah limbah fashion menjadi produk yang bernilai guna dan bernilai jual. Pendekatan ini sejalan dengan upaya mengurangi limbah tekstil sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi perempuan.

Sesi praktik Budikdamber menjadi bagian yang paling menarik. Peserta diajak langsung mempraktikkan budidaya ikan yang terintegrasi dengan tanaman sayur dalam satu wadah sebagai solusi keterbatasan lahan di perkotaan. Teknik tersebut dipandu oleh Pak Uut, pelaku Budikdamber yang telah mengembangkan metode ini sejak masa pandemi Covid-19. Setiap peserta menerima satu paket alat Budikdamber yang disediakan oleh Lazismu dan Nasyiatul Aisyiyah untuk diterapkan di rumah masing-masing.

Kegiatan ini juga menjadi ruang kolaborasi antara komunitas lintas agama, organisasi perempuan, dan generasi muda untuk memperkuat solidaritas hijau di Jakarta Timur. PDNA berharap inisiatif semacam ini dapat melahirkan lebih banyak agen perubahan lingkungan yang mampu menggerakkan masyarakat menjaga bumi sekaligus menciptakan nilai ekonomi.

Ketua PDNA Jakarta Timur, Restiana, S.S., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh mitra dan lembaga yang mendukung pelaksanaan kegiatan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Lazismu Pusat sebagai pemberi bantuan pendanaan, PPNA yang telah mendorong kegiatan ini, PDM Jakarta Timur, serta FKIP UHAMKA yang menyediakan tempat. Terima kasih juga kepada para sponsor seperti Sudin KPKP Jakarta Timur, Sudin Pertamanan dan Hutan Kota, Al Fath Muslim, Snack Bu Anas dan Bu Ayu SR12, serta seluruh panitia PDNA dan Fasilitator Daerah DKI Jakarta,” ujarnya.

Restiana juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada keluarga para kader Nasyiatul Aisyiyah yang telah memberikan dukungan dan izin penuh untuk berkiprah di kegiatan sosial.

“Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada para orang tua dan suami yang telah memberikan ridhonya. Mereka adalah sistem pendukung terbaik yang memudahkan langkah para kader untuk bergerak dan beramal melalui organisasi ini,” tambahnya.

Serangan Pesawat Nirawak di Gaza Tengah Tewaskan Dua Warga

JAKARTAMU.COM | ​Korban jiwa di jalur Gaza kembali berjatuhan. Sedikitnya dua warga Palestina dilaporkan tewas dan empat lainnya mengalami...

More Articles Like This