JAKARTAMU.COM | Tiga unit drone militer milik Turki mengawal pergerakan armada Global Sumud Flotilla menuju perairan Gaza, Selasa (30/9/2025). Kehadiran drone tersebut menjadi sinyal kuat dukungan Turki terhadap misi kemanusiaan yang diusung oleh flotilla internasional tersebut.
Armada Global Sumud Flotilla terdiri dari puluhan kapal sipil dari berbagai negara yang membawa bantuan kemanusiaan untuk warga Gaza. Bantuan mencakup logistik medis, pangan, dan perlengkapan darurat, sebagai respons atas krisis kemanusiaan yang semakin memburuk akibat blokade Israel.
Menurut laporan Gaza Media, drone Turki terpantau melakukan patroli udara di sekitar jalur pelayaran flotilla, menjaga jarak aman namun tetap berada dalam radius pengawasan. Langkah ini dinilai sebagai bentuk perlindungan simbolik terhadap armada sipil yang berisiko diintersepsi oleh militer Israel.
Kehadiran drone Turki juga menandai eskalasi diplomatik yang lebih tegas dari Ankara dalam isu Palestina. Meski belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Turki, pengamat menilai bahwa dukungan ini mencerminkan posisi politik yang semakin vokal terhadap blokade Gaza.

Armada Sumud dijadwalkan mencapai perairan Gaza dalam waktu dekat. Koordinator misi menyatakan bahwa seluruh awak dan relawan telah siap menghadapi segala kemungkinan, termasuk intervensi militer.
“Kami tidak gentar. Kami membawa harapan, bukan ancaman,” ujar salah satu aktivis yang tergabung dalam flotilla.
Sementara itu, militer Israel belum memberikan tanggapan resmi terkait pergerakan flotilla maupun kehadiran drone Turki. Namun, ketegangan di kawasan diperkirakan akan meningkat seiring mendekatnya armada ke zona blokade.
Misi Global Sumud Flotilla menjadi sorotan dunia internasional, tidak hanya karena skala partisipasi global, tetapi juga karena dinamika geopolitik yang menyertainya. Dukungan Turki melalui pengawalan udara menambah dimensi baru dalam solidaritas kemanusiaan lintas negara.


