JAKARTAMU.COM | Tiga warga Palestina tewas akibat tembakan tentara Israel di Jalur Gaza bagian utara, Rabu (10/12/2025). Insiden terjadi di kawasan Jabalia al-Balad, yang sejak beberapa pekan terakhir menjadi titik rawan bentrokan.
Menurut laporan kantor berita Palestina, WAFA, korban terdiri atas seorang perempuan, seorang anak, dan seorang pria dewasa. Ketiganya segera dievakuasi ke Rumah Sakit Al-Baptist di Kota Gaza. Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak militer Israel terkait kronologi penembakan tersebut.
Data otoritas kesehatan Palestina mencatat, total korban meninggal mencapai 382 orang, sementara korban luka-luka tercatat 992 orang sejak Oktober lalu. Selain insiden di Jabalia, laporan juga menyebutkan adanya penembakan terhadap seorang anak di Gaza tengah serta penahanan puluhan warga di Tepi Barat. Situasi ini memperlihatkan bahwa eskalasi konflik belum sepenuhnya mereda, meski kesepakatan penghentian serangan telah diberlakukan.
Pemerintah Palestina mengecam keras tindakan militer Israel yang dinilai melanggar prinsip kemanusiaan. Sementara itu, komunitas internasional, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), kembali mengingatkan bahwa keberadaan amunisi yang belum meledak di Gaza menambah risiko besar bagi warga sipil, terutama anak-anak.

Pengamat menilai, insiden terbaru ini berpotensi memperburuk upaya perdamaian yang tengah digalang sejumlah negara di kawasan Timur Tengah.


