Workshop Kepemimpinan AMM Putri Dorong Kaderisasi Perempuan Muhammadiyah

Must Read

JAKARTAMU.COM | Majelis Pembinaan Kader (MPK) Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) DKI Jakarta menggelar workshop kepemimpinan dan kaderisasi bagi Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Putri di Auditorium Ir. H. Juanda PWM DKI Jakarta, Minggu (28/9/2025). Kegiatan yang diikuti 53 peserta dari berbagai unsur AMM Putri ini dirancang untuk memperkuat peran kader perempuan muda Muhammadiyah dalam kepemimpinan organisasi dan dakwah di era digital.

“Kaderisasi bukan hanya kegiatan formal, tetapi juga investasi jangka panjang bagi keberlanjutan gerakan ‘Aisyiyah. AMM Putri harus mampu tampil sebagai pemimpin yang membawa nilai Islam berkemajuan di tengah tantangan zaman,” kata Ketua PWA DKI Jakarta, Dra. Hj. Elo Albugis, M.A., saat membuka acara.

Workshop ini menghadirkan tiga sesi. Pertama, Prof. Dr. Bunyamin, M.Pd., menyampaikan strategi revitalisasi ideologi Muhammadiyah. Ia menegaskan bahwa nilai dasar Muhammadiyah perlu dihidupkan kembali dalam konteks kehidupan modern.

“Revitalisasi ideologi tidak hanya sebatas mengulang-ulang nilai dasar, melainkan mengaktualisasikannya agar selalu relevan dengan realitas kehidupan modern,” ujarnya.

Milad 117 H Muhammadiyah

Sesi kedua mengupas kepemimpinan ‘Aisyiyah. Pemateri Ir. Nurhayati Payapo mengaitkan gaya kepemimpinan Rasulullah dengan tantangan kepemimpinan perempuan Muhammadiyah saat ini.

“Secara umum Rasulullah Saw menggunakan gaya kepemimpinan transformasional, servant leadership, dan demokrasi, walaupun sesekali dalam keadaan darurat menggunakan gaya kepemimpinan otoriter dan transaksional,” jelasnya.

Materi ketiga dibawakan oleh Dr. Rohimi Zam Zam, S.Psi., S.H., M.Pd. Psikolog, yang menekankan pentingnya pengelolaan konflik organisasi secara sehat.

“Konflik adalah hal yang wajar dalam organisasi, tidak ada permasalahan yang tidak dapat diselesaikan. Kuncinya adalah mengelolanya secara terbuka dan adil sehingga menjadi peluang dalam memperkuat kebersamaan,” papar ketua PP Aisyiyah tersebut.

Peserta kemudian melakukan diskusi kelompok berbasis analisis SWOT terhadap kondisi kaderisasi ‘Aisyiyah di wilayah masing-masing. Dari hasil diskusi, muncul program kerja yang menyesuaikan karakter kader Gen Z, mulai dari pendekatan digital, penguatan literasi media, hingga penyediaan ruang aktualisasi yang lebih inklusif.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab, simulasi kepemimpinan, hingga perumusan rekomendasi tindak lanjut. Workshop ditutup oleh Ketua MPK PWA DKI Jakarta, Ir. Nurhayati Payapo, dengan ajakan memperkuat sinergi kaderisasi AMM Putri di DKI Jakarta agar melahirkan generasi pemimpin yang tangguh, berintegritas, dan selaras dengan misi Muhammadiyah mencetak kader pelopor, pelangsung, dan penyempurna amal usaha persyarikatan. (*)

Serangan Pesawat Nirawak di Gaza Tengah Tewaskan Dua Warga

JAKARTAMU.COM | ​Korban jiwa di jalur Gaza kembali berjatuhan. Sedikitnya dua warga Palestina dilaporkan tewas dan empat lainnya mengalami...

More Articles Like This