JAKARTAMU.COM | Rencana pelayaran kapal-kapal Global Sumud Flotilla (GSF) dari Tunisia menuju Gaza harus ditunda akibat cuaca buruk. Armada kemanusiaan yang terdiri dari relawan dari 47 negara ini semula dijadwalkan bertolak pada pukul 16.00 waktu setempat, Rabu (10/9/2025).
Menurut Koordinator Indonesia Global Peace Convoy (IGPC), Muhammad Husein Gaza, kondisi cuaca di sekitar pelabuhan Sidi Bou Said menjadi penyebab utama penundaan ini. “Karena cuaca buruk di sekitar pelabuhan Sidi Bou Said,” ujarnya.
Sejumlah relawan Indonesia bahkan telah menaiki bus menuju pelabuhan, namun setelah menunggu beberapa saat, diputuskan bahwa kapal tidak dapat berlayar dalam kondisi tersebut. “Kemungkinan besok atau lusa baru bisa berlayar,” ungkap Husein.
Husein juga menekankan pentingnya asesmen individual bagi para relawan, mengingat pelayaran ke Gaza bukanlah perjalanan wisata dan memiliki risiko tersendiri. “Makanya penting sekali asesmen individual, bukan kolektif. Karena dengan asesmen individual tersebut, kita bisa langsung menentukan lanjut atau enggak. Penting itu,” tegasnya.

Meskipun keberangkatan tertunda, antusiasme masyarakat Tunisia dan berbagai negara tetap tinggi. Pelabuhan Sidi Bou Said dipenuhi oleh mereka yang ingin melepas kapal, meneriakkan yel-yel semangat kepada para relawan yang sudah berada di lokasi.


