JAKARTAMU.COM | Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) DKI Jakarta melakukan kunjungan kerja ke Jawa Barat pada 16–17 Desember 2025. Agenda ini diarahkan untuk memperkuat koordinasi dan bertukar pengalaman dalam menjaga kerukunan antarumat beragama.
Sekretaris FKUB DKI Jakarta, Dr. Nurhadi, MS., MA., menyebut kunjungan tersebut sebagai bagian dari upaya mempercepat penguatan harmoni berbasis kultural dan intelektual seiring arah Jakarta menuju kota global. Menurut dia, penguatan kesadaran damai perlu menyasar generasi muda melalui ruang-ruang pendidikan dan komunitas.
“Kami ingin mendalami bagaimana FKUB melakukan gerakan penyadaran semacam itu,” kata Nurhadi yang juga menjabat Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DKI Jakarta.
FKUB Jawa Barat dipilih sebagai tujuan belajar dengan sejumlah pertimbangan. Nurhadi menjelaskan, Jawa Barat memiliki dinamika konflik antarumat beragama yang beragam, termasuk persoalan paham keagamaan dan ekspresi agama berbasis budaya. Di wilayah ini, FKUB juga berhadapan dengan persoalan rumah ibadah yang tingkat kompleksitasnya dinilai lebih tinggi dibanding Jakarta.

Nurhadi mengatakan, proses mengidentifikasi akar konflik di Jawa Barat kerap menghadapi tantangan karena kerumitannya. Luas wilayah provinsi tersebut juga berdampak pada keterlambatan akses ke titik persoalan, sehingga pencegahan dan penanganan konflik membutuhkan strategi yang lebih adaptif.
“FKUB DKI berharap kunjungan kerja ini akan mendapatkan input yang banyak terkait konstruksi kultur, kearifan lokal, dan kesadaran toleransi untuk membangun harmoni di tengah masyarakat plural pada segala aspeknya,” ujar Nurhadi.


