Muhammadiyah Gagas Peacebuilding Lab: Memperkuat Palestina, Membangun Perdamaian

Must Read

JAKARTAMU.COM | Muhammadiyah menggagas Palestine Peacebuilding Lab. Program pelatihan ini bertujuan memperkuat kapasitas pemuda Palestina melalui keterampilan, pengetahuan, dan inisiatif kolaboratif dalam membangun perdamaian. Kegiatan di Community Peace Center, Amman, Yordania, berlangsung pada 10–14 September 2025. Delegasi Muhammadiyah hadir dalam pertemuan dengan Kepala Community Peace Center, Omar Hashim Alkhalaileh, Kamis (11/9/2025).

Mereka terdiri atas Ketua Badan Pengurus Lazismu PP Muhammadiyah Ahmad Imam Mujadid Rais, Wakil Badan Pengurus Lazismu PP Muhammadiyah Muarawati Nur Malinda, serta Sekretaris Lembaga Hubungan dan Kerja Sama Internasional (LHKI) PP Muhammadiyah Yayah Khibtiyah. Pertemuan juga diikuti pemuda Palestina dari Tepi Barat, perwakilan pemuda Yordania, mitra lokal Palestine Witness Center, dan Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Yordania.

Diskusi berlangsung mengenai peran pemerintah Yordania dan organisasi kemasyarakatan dalam membangun perdamaian, baik di tingkat lokal maupun internasional. Salah satu pokok bahasan adalah pentingnya menumbuhkan sikap inklusif di kalangan generasi muda melalui wasathiyah Islam, sekaligus menghidupkan pesan damai agama sebagai rahmatan lil ‘alamin.

Baca juga: Jejak Solidaritas yang Terlupakan: Mengenang Tiga Putra Indonesia Syahid di Palestina Tahun 1938

Milad 117 H Muhammadiyah

Menurut peserta, jika generasi muda hanya terpapar narasi kekerasan, mereka akan mudah diarahkan pada perilaku destruktif. Karena itu, lembaga pendidikan dan organisasi masyarakat perlu memberi alternatif wacana positif melalui media sosial, ruang publik, maupun pertemuan lintas budaya, agama, dan peradaban.

Sekretaris LHKI PP Muhammadiyah, Yayah Khibtiyah, menekankan bahwa pelatihan ini menjadi fondasi penting bagi Peacebuilding Lab Palestina. “Kami ingin sekali melaksanakan kegiatan ini di Palestina, namun qadarullah izin visa dari otoritas Israel belum diberikan. Karena itu, program ini akhirnya kami lakukan di Yordania,” ujar Yayah.

Ia menambahkan, inisiatif ini merupakan bagian dari misi kemanusiaan dan dakwah Muhammadiyah. “Peacebuilding Lab Palestina adalah wujud nyata komitmen Muhammadiyah untuk mendampingi masyarakat Palestina dalam memperkuat kapasitas mereka, baik di bidang pendidikan, sosial, maupun pengembangan perdamaian. Meski ada keterbatasan akses, kami tetap berupaya hadir bersama saudara-saudara di Palestina melalui kerja kolaboratif lintas negara,” ungkapnya.

Yayah mengatakan, solidaritas global harus terus dibangun. “Kami percaya bahwa perdamaian dan ketangguhan hanya bisa terbangun jika masyarakat diberdayakan. Karena itu, Muhammadiyah akan terus mendukung upaya-upaya perdamaian dan pembangunan berkelanjutan di Palestina,” katanya.

Serangan Pesawat Nirawak di Gaza Tengah Tewaskan Dua Warga

JAKARTAMU.COM | ​Korban jiwa di jalur Gaza kembali berjatuhan. Sedikitnya dua warga Palestina dilaporkan tewas dan empat lainnya mengalami...

More Articles Like This