JAKARTAMU.COM | Demonstrasi besar-besaran memprotes kenaikan fasilitas DPR yang berkembang menjadi aksi penjarahan menunjukkan masalah mendasar ekonomi Indonesia belum selesai. Inilah yang dilihat investor dari perkembangan dinamika sosial dan politik Indonesia.
Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios)...
JAKARTAMU.COM | Jakarta Pusat kembali akan menjadi pusat unjuk rasa pada Kamis, 28 Agustus 2025. Tercatat ada 20 elemen massa yang tersebar di 13 titik aksi, mulai dari depan gedung DPR/MPR RI, kawasan Monas, hingga sejumlah kantor kementerian dan...
PATI, JAKARTAMU.COM | Permintaan maaf Bupati Pati Sudewo tak mengubah rencana ribuan warga untuk menggelar demonstrasi besar-besaran di Alun-Alun Pati, Rabu (13/8/2025) besok. Tuntutan mereka bahkan meluas, dengan poin utama meminta Sudewo melepaskan jabatannya.
Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu, Abdul...
JAKARTAMU.COM | Ribuan pengemudi ojek dan kurir daring akan menggelar aksi besar-besaran di depan Istana Merdeka, Senin (21/7/2025) hari ini, dengan salah satu tuntutan utama: pemerintah diminta segera melakukan audit investigatif terhadap aplikator yang dinilai telah melakukan praktik curang...
JAKARTAMU.COM | Kawasan Patung Kuda, Silang Monas akan kembali menjadi lokasi aksi solidaritas untuk Palestina, Minggu (18/5/2025). Aksi bertajuk "Mari Berkumpul Kembali" itu dimulai pukul 06.00 WIB dan akan berakhir 10.00 WIB.
Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palestina (ARIBP) memperkirakan ribuan...
JAKARTAMU.COM | Aksi demonstrasi besar-besaran bertajuk "Indonesia Gelap Jilid 2" telah mengguncang berbagai daerah di Indonesia, termasuk Surabaya dan Samarinda, sebagai bentuk penolakan terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai merugikan rakyat dan mengancam demokrasi. Gerakan ini tidak hanya melibatkan mahasiswa...
JAKARTAMU.COM | Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) bergolak. Ratusan pegawai berunjuk rasa menentang kebijakan Menteri Satryo Soemantri Brodjonegoro, Senin (20/1/2025). Demonstrasi ini mempersoalkan tindakan sang menteri yang dianggap sewenang-wenang, menciptakan kejutan besar di tengah periode 100 hari...