sufi

Syekh Siti Jenar: Wali yang Melampaui Batas

JAKARTAMU.COM | Di tengah riuh pasar dan gemerincing keraton, nama Syekh Siti Jenar tetap bergaung sebagai sosok mistis sekaligus kontroversial dalam sejarah Islam Jawa. Dalam lontar, babad, suluk, dan kisah rakyat, ia sering dikisahkan sebagai wali yang “melampaui agama”....

Hamzah Fansuri, Aceh, dan Bayang-Bayang Utsmani

JAKARTAMU.COM | Tahun 1527 adalah sebuah simpul sejarah di Asia Tenggara. Di Jawa, pasukan Demak menyerbu pedalaman Majapahit, menandai keruntuhan kerajaan Hindu terakhir di pulau itu. Di Mekah, seorang penyair Melayu yang dikenal sebagai Hamzah al-Fansuri kemungkinan wafat, meninggalkan...

Aththar an-Nisaburi dan Kisah-Kisah Sufi yang Menyusup ke Zaman

JAKARTAMU.COM | Di sebuah pasar di Nishapur, abad ke-12, seorang apoteker menghabiskan hari-harinya menakar obat. Tapi hidupnya ternyata lebih dari sekadar menimbang jamu atau meracik parfum. Ia adalah Fariduddin Aththar an-Nisaburi, yang kelak dikenang bukan karena botol-botol kaca di...

Ketika Mistisisme Mendahului Psikologi Modern: Al-Ghazali dan Jejak Tersembunyi

JAKARTAMU.COM | “Bagi orang sakit, air manis terasa pahit di mulut.” Kutipan penyair al-Mutanabbi itu dijadikan moto oleh Imam al-Ghazali dalam Book of Knowledge. Ungkapan sederhana yang ternyata menyimpan lapisan makna: persepsi manusia dibentuk oleh kondisi batin, bukan...

Antara Fikih dan Tasawuf: Jejak Para Imam Mazhab

JAKARTAMU.COM | Di sebuah majelis ilmu di Kufah abad ke-8, Imam Abu Hanifa melontarkan kalimat yang masih dikutip hingga kini. “Jika tidak karena dua tahun bersama Ja’far al-Sadiq, celakalah aku.” Bukan sekadar pengakuan intelektual, tetapi kesaksian bahwa jalan fikih...

Abu Yazid al-Busthami: Sang Mabuk Tuhan dengan Kalimat Menggegerkan

JAKARTAMU.COM | Bistam, Iran Timur. Seorang zahid berjalan tanpa alas. Zikir lirih. Nafas pendek. Namanya Abu Yazid al-Busthami. Di Nusantara, ia lebih akrab sebagai Bayazid Bistami. Di dunia tasawuf, ia ikon. Juga polemik. Ia hidup pada abad ke-3 H/9 M....

Sufi dan Gelombang Waktu: Mengapa Ajaran Mereka Selalu Baru

JAKARTAMU.COM | Pada suatu majelis kecil di Persia abad ke-11, Abu Hamid al-Ghazali mengingatkan murid-muridnya: “Jalan menuju kebenaran tak boleh dibekukan oleh huruf.” Pesan itu menggema hingga hari ini, ketika dunia modern berusaha menyalin ajaran-ajaran Sufi dalam bentuk buku,...

Jalan Berliku Sufi: Dari Ma’rifat ke Misinterpretasi

JAKARTAMU.COM | Di sebuah ruang doa di Konya, Turki, para darwis berputar dalam lingkaran tak berujung. Bagi sebagian penonton Barat, pemandangan itu dianggap sebagai inti Sufisme—sebuah tarian mistik menuju ekstasi spiritual. Namun, seperti diingatkan penulis dan pengkaji Sufisme, Idries...

Tasawuf: Benih dari Tabii‘in atau Benih Asing yang Menyusup?

JAKARTAMU.COM | Di tengah riuh perdebatan warisan intelektual Islam, satu kata ini tetap memantik silang pendapat: tasawuf. Benarkah ia diajarkan langsung oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam? Atau hanya kebiasaan saleh para sahabat yang kemudian diberi nama? Atau...

Kisah Sufi Syaikh Abdul Qadir: Tiga Guru dan Penunggang Bagal

JAKARTAMU.COM | Demikian mashyurnya Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani sehingga para mistikus berbagai aliran kepercayaan pun berbondong-bondong menyesaki aula pertemuannya, dan adat kepantasan serta cara-cara tradisional secara umum berlaku. Orang-orang saleh itu mengatur diri berdasarkan kedudukan, usia, dan reputasi guru masing-masing;...

Latest News

109 Tahun Aisyiyah Membuktikan Perempuan Mampu Menjadi Pelopor Perubahan

BANDUNG, JAKARTAMU.COM | Jauh sebelum Indonesia merdeka, Aisyiyah telah membuka ruang pendidikan bagi perempuan, mendirikan taman kanak-kanak, hingga menghadirkan...