Babad Sepehi (19): Titik Balik Perjuangan

Must Read

TITIK balik perjuangan mulai muncul dari gerakan-gerakan kecil yang tersebar di seluruh Jogja. Semangat yang pernah redup kini bersemi kembali. Para pemuda dan bangsawan yang dulu ragu, mulai menyadari bahwa masa depan Keraton dan rakyat Jogja harus diperjuangkan bersama.

Jatmiko dan para pemimpin perlawanan lainnya menyusun strategi baru untuk menggalang dukungan luas. Mereka mulai mengirimkan utusan ke desa-desa, mengobarkan semangat perlawanan dari akar rumput.

Kabar tentang Babad Sepehi yang ditulis Pangeran Mangkudiningrat semakin menyebar secara rahasia, menjadi bahan pembangkit semangat sekaligus bukti bahwa penindasan dan pengkhianatan harus dilawan.

Namun, ancaman dari Inggris dan pihak Sultan Raja tetap membayangi. Penangkapan dan penyiksaan terhadap para pejuang tak henti terjadi, menyebar ketakutan dan kesedihan.

Milad 117 H Muhammadiyah

Di sisi lain, Sultan Hamengku Buwana III mulai menghadapi dilema besar. Ia sadar bahwa kekuasaan yang dipegangnya bukan dari hati rakyat, tapi dari tangan penjajah. Rasa bersalah mulai merayapi hatinya, meski ia sulit untuk bertindak.

Perjuangan kini berada di persimpangan jalan: apakah akan terus di bawah bayang-bayang penjajahan, atau bangkit untuk mengembalikan kehormatan dan kedaulatan Jogja.

Titik balik itu menjadi penentu nasib sebuah kerajaan, sebuah bangsa, dan harapan akan masa depan yang lebih baik.

(Bersambung seri ke-20: Warisan Babad Sepehi)

Serangan Pesawat Nirawak di Gaza Tengah Tewaskan Dua Warga

JAKARTAMU.COM | ​Korban jiwa di jalur Gaza kembali berjatuhan. Sedikitnya dua warga Palestina dilaporkan tewas dan empat lainnya mengalami...

More Articles Like This