Oleh Miftah.H Yusufpati
PERSIAPAN akad nikah berlangsung dalam suasana yang tenang namun sarat makna, seperti udara pagi di Cipayung yang lembap dan mengandung isyarat perubahan. Di tengah kesibukan kecil mencari lokasi, menentukan saksi, dan memikirkan detail administratif, Prabu menyimpan satu...
Oleh Miftah H.Yusufpati
DI sebuah sudut Tebet yang selalu ramai menjelang malam—tempat kafe-kafe tumbuh seperti jamur setelah hujan dan lampu-lampu jalan memantulkan cahaya ke kaca-kaca gedung yang renggang—Hidayat duduk dengan wajah murung di meja luar sebuah kedai kopi yang sejak...
Oleh Miftah H. Yusufpati
PRABU menatap jendela rumahnya di Perwira, daerah yang malam harinya sering dibalut campuran aroma laut tipis dari arah Marunda dan bau tanah panas yang baru turun suhu setelah siang yang menyengat. Lampu-lampu jalan menyoroti gang-gang sempit,...
Oleh Miftah H. YusufpatiWINA menghabiskan sarapannya perlahan. Pikirannya bergerak ratusan kali lebih cepat daripada gerak sendoknya. Ada denyut halus di dadanya, semacam gelombang panas dingin yang datang berselang-seling. Ia bukan perempuan yang buta akan tanda-tanda; usia pernikahan 35 tahun...
Oleh Miftah H. Yusufpati
MALAM di Tebet telah memadat menjadi hitam kebiruan ketika jarum jam menunjuk angka 22.00. Kantor perlahan sunyi, hanya menyisakan denging pendingin ruangan dan aroma kertas hangat dari printer yang baru saja berhenti bekerja.
Prabu, dengan gerak tenang...
Oleh Miftah H. Yusufpati
KABUT mulai turun lebih tebal ketika Indriani menatap layar ponselnya. Nama Prabu berpendar lembut, seolah memanggil keberanian yang sejak tadi ia kumpulkan.
Pesan itu singkat: “Dik… boleh bicara sebentar? Suaranya saja. Aku ingin memastikan kamu baik-baik saja.”
Tidak...
Oleh Miftah H. Yusufpati
KABUT sore merambat turun dari punggung Gunung Salak, menyusup ke celah-celah pohon damar di sekitar Ciheuleut. Hidayat duduk di atas motor bebek kesayangannya, memandang jalan yang basah setelah hujan rintik. Ada sisa tenaga yang masih ingin...
Oleh Miftah H. Yusufpati
HARI- hari Prabu dan Indriani perlahan berubah menjadi rangkaian waktu yang manis, seperti riak air di sungai kecil Megamendung yang memantulkan sinar matahari pagi. Tanpa disadari, tiap jeda hari mereka mulai diisi obrolan WhatsApp, panggilan telepon,...
Oleh Miftah H. Yusufpati
SABTU pagi itu, Bekasi Timur diselimuti kabut tipis yang jarang muncul pada bulan-bulan seperti ini. Pohon-pohon di depan rumah Prabu bergoyang perlahan, ditiup angin yang datang entah dari mana. Udara subuh terasa bersih, seolah malam telah...
Oleh Miftah H. Yusufpati
BEKASI siang itu memantulkan panas seperti wajan besar yang baru diangkat dari tungku. Udara kering bergetar rendah di atas aspal, dan matahari menggantung tanpa belas kasih di atas langit kelabu-debu. Di halaman rumah, bayangan pepohonan kering...
JAKARTAMU.COM | Kolaborasi antarcabang dalam struktur organisasi menjadi kunci penting untuk memperluas dampak sosial dan keagamaan bagi masyarakat. Semangat...